Terbaru  6 Juli 2010 - 05:24 GMT

Pelatih Uruguay siapkan jurus redam Arjen Robben

Tim Uruguay berpeluang untuk menjadi juara Piala Dunia untuk kali ketiga

Tim Uruguay berpeluang untuk menjadi juara Piala Dunia untuk kali ketiga

Pelatih Uruguay Oscar Tabarez telah siapkan jurus untuk meredam bintang Belanda Arjen Robben di babak semifinal Piala Dunia 2010.

Sebastian Abreu, yang berjasa bagi timnas Uruguay dalam kemenangan dari adu penalti atas Ghana, mengatakan: "Tabarez telah mengajak bicara kami tentang Robben dan cara menghentikan pemain seperti dia.''

"Tapi, keadaan selalu berbeda ketika anda di lapangan,'' tambahnya.

"Jadi kita tahu cara melakukan, tapi apakah pelaksanaan sebenarnya benar-benar berjalan itu urusan lain,'' katanya.

Belanda vs Uruguay

Kickoff: 01.30 WIB (Rabu dini hari)

Venue: Cape Town

Cedera urat lutut menyebab Robben, yang sehari-hari bermain untuk Bayern Muenchen, tidak bisa ikut membela Belanda pada di laga awal putaran final Piala Dunia di Afrika Selatan dan baru tapil di putaran kedua yang berkesudahan kemenangan atas Slowakia.

Namun, di diperkirakan akan menjadi sosok kunci selagi tim Oranye yang ditangani Bert van Marwijk semakin dekat dengan gelar juara Piala Dunia.

Sementara itu, Sebastian Abreu, yang bermain sebagai striekr bagi Botafogo, menjadi faktor sangat penting bagi Amerika Selatan. Dia telah mencetak gol yang meloloskan Uruguay dari babak kualifikasi menuju putaran final.

Dia juga mencetak gol dari titik penalti yang mengantar Uruguay menang 4-2 atas Ghana melalui adu penalti di perempat final.

Kemenangan ini sekaligus mengantar Uruguay ke semifinal untuk kali pertama sejak 1970, namun pelatih berpengalaman tengah memastikan para pemain timnas negara Amerika Latin itu bersantai-santai setelah kemenangan tadi.

Konsentrasi penuh

Oscar Tabarez harus beradu strategi dengan Bert van Marwijk

Oscar Tabarez harus beradu strategi dengan Bert van Marwijk

"Tabarez meminta kami untuk berkonsentrasi penuh, bukannya hanya di pertandingan, tapi juga di latihan,'' kata Abreu. ''Dia sangat puas dengan kerja kami.''

"Mencermati Belanda, kami telah menyaksikan banyak video mengenai tim mereka, sebab kami tidak tahu banyak tentang mereka,'' jelasnya.

''Belanda dan Uruguay bermain sepak bola sangat mirip, tapi mereka memiliki potensi sangat bagus dalam serangan mereka, dengan pemain sangat cerdik semacam [Wesley] Sneijder dan Robben."

Uruguay memiliki sejarah Piala Dunia yang membanggakan, setelah menjadi tuan rumah pertama dan dua kali menang dalam kejuaraan. Negara Amerika Selatan ini tercatat sebagai salah satu dari lima negara yang pernah lebih dari sekali merebut Piala Dunia.

Namun, sejak menempati peringkat empat pada tahun 1970, Uruguay gagal lolos dari tahap putaran kedua dalam empat kali penampilan di Piala Dunia.

Dari keempat tim yang tersisa di Piala Dunia 2010, Uruguay tidak masuk dalam unggulan, namun Tabarez berani bermimpin pulang sebagai juara dunia.

Ini sesuatu yang kami tidak pernah bayangkan sebelum menginjakkan kaki di Afrika Selatan

Oscar Tabarez

''Kami termasuk empat tim terbaik di Piala Dunia,'' kata Tabarez. ''Ini sesuatu yang kami tidak pernah bayangkan sebelum menginjakkan kaki di Afrika Selatan,'' katanya.

"Saya tidak tahu apa yang bakal terjadi jikalau kami mencapai prestasi yang dicapai tim tahun 1950 lalu [ketika mereka mengalahkan Brasil di final]. Kami masih menjadikan para juara sebagai pujaan,'' tambahnya.

Untuk mewujudukan impian Tabarez, Uruguay harus menyisihkan Belanda yang dikritik memiliki gaya tanpa ambisi, tapi memiliki catatan sempurna di delapan pertandingan penyisihan Piala Dunia dan meneruskan rekor itu dengan menang di lima pertandingan di Afrika Selatan.

Uruguay juga harus bermain tanpa striker andalan mereka, Luis Suarez, yang bermain untuk Ajax Amsterdam dan sudah tiga tahun terakhir menjadi momok bagi barisan pertahanan klub-klub domestik Negeri Kincir Angin. Suarez terkena hukuman larangan bermain, sehingga tidak bisa tampil di semifinal. Demikian juga Jorge Fucile.

Meski demikian, ada yang bisa membuat Uruguay berharap bisa bermain bagus di semifinal. Diego Godin, yang absen ketika Uruguay menghadang Ghana akibat cedera, diperkirakan bisa diturunkan.

Sebagai pengganti Suarez, Diego Forlan, yang menyamakan kedudukan dengan Ghana melalui gol ketiga dalam turnamen, akan menjadi tumpuan harapan bagi Uruguay.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.