Terbaru  6 Juli 2010 - 18:23 GMT

Belanda maju ke babak final

PERTANDINGAN

belanda

Belanda memastikan diri maju ke final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan setelah mengalahkan Uruguay 3-2 di Cape Town.

Belanda unggul terlebih dahulu melalui tendangan keras kapten Giovanni van Bronckhorst dari luar kotak penalti. Uruguay menyamakan kedudukan melalui Diego Forlan, juga dengan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Belanda menambah dua gol di babak kedua masing-masing melalui Wesley Sneijder dan Arjen Robben. Dua gol ini dicetak dalam hitungan beberapa menit.

Posisi 3-1 sepertinya membuat Tim Oranye - julukan untuk Belanda - sudah mengantongi tiket ke babak final. Namun Uruguay belum menyerah dan mencetak gol di menit-menit terakhir babak kedua melalui tendangan Maximiliano Pereira.

Di injury time ini Uruguay membombardir pertahanan Belanda. Pertandingan yang selama 90 menit berjalan membosankan, tiba-tiba menjadi panas. Namun upaya Uruguay untuk menambah satu lagi gol dan memaksakan babak perpanjangan waktu gagal.

Hasil 3-2 untuk Belanda bertahan hingga peluit panjang sekaligus mengantarkan tim asuhan Bert van Marwijk ke final.

"Ini pertandingan yang sulit. Tapi kami sudah melupakan laga ini karena kami mencapai babak final sekarang," ujar Sneijder.

"Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan. Tak ada yang lebih besar dari Piala Dunia. Rasanya luar biasa," imbuh Sneijder seperti dikutip kantor berita AFP.

Suntikan Van der Vaart

Pelatih Van Marwijk mengatakan para pemain Belanda layak berbangga.

Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan. Tak ada yang lebih besar dari Piala Dunia. Rasanya luar biasa

Wesley Sneijder

"Hebat, kami bisa melakukannya. Sudah 32 tahun (kami menanti). Ini prestasi luar biasa untuk sebuah negara kecil," kata Van Marwijk.

Pemain belakang Uruguay Egidio Arevalo mengaku Belanda bermain lebih baik.

"Kami telah berupaya untuk bisa terus bertahan di turnamen ini. Namun kami dikalahkan oleh tim yang memang lebih baik," kata Arevalo.

Belanda sendiri bermain tidak terlalu istimewa. Tidak banyak pergerakan dan serangan dari bawah bisa dipatahkan para pemain Uruguay.

Dinamika Belanda berubah di babak kedua, tak lepas dari masuknya Rafael van der Vaart menggantikan Demy de Zeeuw. Pelatih Belanda Bert van Marwijk memasang pemain tengah yang bertipe menyerang.

Van der Vaart terbukti bisa membuat serangan Belanda lebih tajam dan ia seperti energi baru bagi tim.

Bagi Belanda, penantian selama 32 tahun telah berakhir. Di babak final hari Minggu, Belanda akan menghadapi pemenang laga Jerman-Spanyol.

Siapapun pemenangnya, partai puncak Piala Dunia 2010 diisi oleh dua tim dari Eropa.

MENIT KE MENIT

Anda bisa mengirim komentar tentang pertandingan semifinal Piala Dunia 2010 Uruguay melawan Belanda. Kirim melalui SMS ke +44 77 86 20 00 50. Komentar terpilih akan dimuat di laporan ini.

Menit 90+3

Peluit panjang. Belanda sempat panik setelah dibombardir Uruguay dalam tiga menit terakhir. Kini Belanda bisa bernafas lega. Belanda maju babak final.

Menit 90

GOL untuk Uruguay. 3-2. Masih ada harapan untuk Uruguay? Gol berawal dari tendangan bebas.

Pertandingan ditambah tiga menit. Masih 3-1 untuk Belanda.

Menit 88

Robben diganti, dua menit menjelang babak kedua berakhir. Langsung disambut hangat oleh Bert van Marwijk.

Menit 85

Harusnya 4-1. Robben berlari cepat dengan bola di kaki dari sektor kiri pertahanan Uruguay. Kiper Uruguay bisa ambil bola...

Menit 83

Forlan diganti. Jelas ini bukan malam milik Forlan. Terlepas dari gol yang ia cetak, tak ada gerakan membahayakan dari kaki mantan pemain Manchester United ini. Forlan pasti alami cedera, sehingga ia harus diganti.

Menit 82

Masih 3-1 untuk Belanda. Belanda baru saja mendapatkan peluang, Robben gagal menendang bola di depan kiper Uruguay. Bila papan skor tak berubah, final Piala Dunia akan diisi oleh dua tim Eropa.

Menit 78

Dua belas menit sebelum peluit panjang. Uruguay harus melakukan perubahan dramatis untuk bisa membalikkan keadaan atau memaksakan pertandingan hingga ke babak perpanjangan waktu.

Menit 72

GOL. Belanda kembali cetak gol. 3-1. Gol dari Robben. Dua gol hanya dalam waktu beberapa menit. Van der Vaart mampu menyuntikkan energi baru bagi Belanda. Tiket ke final kini dalam genggaman Tim Oranye.

Menit 69

GOL. 2-1 untuk Belanda berkat gol Sneijder.

Menit 67

Van Persie menerima bola, disodorkan ke Van der Vaart. Bisa dihalau Uruguay, diterima Robben, tembak bola, belum bisa bobol gawang Uruguay.

Menit 66

Tendangan bebas Uruguay, diambil oleh Forlan di sektor kanan pertahanan Belanda. Tendangan lengkung Forlan bisa ditepis oleh Stekelenburg. Masih 1-1.

Menit 61

Masih 1-1. Wartawan BBC Vladimir Hernandez, "Uruguay memasang tiga pemain tengah bertipe bertahan. Sejauh ini mampu redam Robben."

Menit 58

Belanda mendapatkan tendangan sudut. Bisa dihalau Uruguay. Komentator BBC Graham Taylor, "Lumayan. Ada peningkatan permainan dari Belanda. Pertahanan Uruguay sementara itu masih kokoh."

Menit 54

Belanda mencoba menusuk pertahanan Uruguay dan beberapa pemain berkaos oranye berada di luar kotak penalti Uruguay. Bisa dipatahkan oleh Uruguay. Pembaca BBC BlueJ2, "Van Persie perlu pasokan bola. Dia bukan Forlan yang bisa bermain sendiri."

Menit 51

BBC 5 Live, "Kalau pertandingan masih seperti ini, sepertinya akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu." Ya, belum ada lagi serangan tajam...

Menit 46

Pergantian pemain di kubu Belanda. Rafael van der Vaart masuk menggantikan Demy de Zeeuw. Pemain bertipe bertahan diganti. Pelatih Bert van Marwijk jelas ingin para pemainnya lebih banyak maju ke depan.

Babak kedua dimulai. Akankah lebih seru dari babak pertama?

Komentator BBC Graham Taylor, "Belanda perlu mempertajam serangan. Van Persie harus diberi bola. Belanda bisa bermain jauh lebih baik."

Komentator BBC Chris Waddle, "Babak pertama berjalan biasa-biasa saja. Kalau Belanda ingin menang, mereka harus menaikkan tempo permainan."

Menit 45

Pertandingan babak pertama berakhir. 1-1 untuk Uruguay-Belanda. Secara umum pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Tak ada umpan-umpan pendek yang cantik. Kedua gol sama-sama dicetak melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Menit 40

GOL. Uruguay menyamakan kedudukan melalui Forlan. 1-1. Lagi-lagi melalui tendangan dari luar kotak penalti. Kiper Belanda terlambat mengantisipasi bola...

Menit 35

Uruguay aktif bermain di sektor pertahanan Belanda. Para pemain Belanda tidak bermain lepas dan mereka bermain dengan tempo sedang. Ini mungkin dimanfaatkan oleh Uruguay untuk mencoba menekan Belanda. Tak banyak pergerakan ditunjukkan oleh Tim Oranye. Belanda belum menunjukkan permainan terbaik. Apakah karena nervous?

Menit 32

Laporan Radio BBC 5 Live, "Banyak kursi kosong di Stadion di Cape Town padahal ini adalah laga semifinal. Atmosfirnya tidak seru..." Setengah jam berlalu, permainan kedua tim biasa-biasa saja. Belum ramai...

Menit 30

Belanda mencoba menakan Uruguay. Lagi-lagi Robben diandalkan untuk mendobrak pertahanan Uruguay. Robben terjatuh. Masih 1-0 untuk Uruguay.

Menit 26

Keributan di lapangan. Dipicu oleh tendangan salto pemain Uruguay yang secara tak sengaja mengenai wajah De Zeeuw.

Menit 17

GOL. 1-0 untuk Belanda melalui tendangan sang kapten Van Bronckhorst dari luar kotak penalti.

Komentator BBC Graham Taylor, "Kiper Uruguay lambat mengantisipasi tendangan Van Bronckhorst. Lihat ia tak cepat bergerak menghadang tendangan pemain Belanda."

Menit 16

Komentator BBC Graham Taylor, "Seharusnya Belanda bermain lebih cepat dan memasok lebih banyak bola ke Van Persie."

Menit 14

Chris Bevan, wartawan BBC di stadion, "Belum seru, bahkan suara vuvuzela pun tak sekeras biasanya..." Setuju. Belum ada serangan yang benar-benar mengancam gawang Uruguay maupun Belanda.

Menit 10

Forlan mencoba memasuki pertahanan Belanda, sayang tak ada pemain yang membantunya.

Masih 0-0 dalam pertandingan pertama semifinal Piala Dunia 2010. wildsnooker, pembaca BBC mengatakan, "Urugay tampak fit dan bermain rapi. Bagaimana Belanda akan membongkar pertahanan Uruguay?"

Menit 3

Serangan pertama Belanda yang mengancam gawang Uruguay melalui Arjen Robben. Tendangan keras Dirk Kuyt melewati mistar gawang Uruguay.

Menit 1

Kick off. Belanda memainkan tempo tinggi, namun Uruguay terlihat tenang menghadapi Tim Oranye.

Lagu kebangsaan Uruguay dan Belanda sudah diperdengarkan. Hanya ada satu tim yang akan berlaga di final dan mereka akan menghadapi pemenang Jerman-Spanyol.

Bagi Uruguay ini adalah laga semifinal pertama dalam 40 tahun, sementara bagi Belanda ini adalah semifinal pertama dalam 12 tahun. Belanda lebih diunggulkan dan Uruguay berlaga sebagai under dog.

PREVIEW

Pelatih Belanda Bert van Marwijk meminta para pemainnya tidak meremehkan Uruguay, yang akan mereka dihadapi di semifinal Piala Dunia 2010.

Dalam laga di babak empat besar ini Belanda diunggulkan setelah membungkam juara dunia lima kali Brasil di perempat final.

"Uruguay adalah tim para pejuang," ujar Van Marwijk. "Mereka bertarung dan bisa bertahan. Ini akan menjadi pertandingan yang berbahaya (bagi Belanda)."

"Kami tidak boleh meremehkan Uruguay," tegas mantan manajer klub Feyenoord ini.

Kehati-hatian Van Marwijk ini tidak lepas dari penampilan Uruguay di putaran final kali ini. Datang sebagai bukan tim unggulan, Diego Forlan dan kawan-kawan ternyata bisa terus maju hingga ke babak semifinal.

Di babak perempat final Uruguay, dua kali juara Piala Dunia, secara dramatis menyingkirkan Ghana.

"Para pemain harus berkonsentrasi penuh ketika menghadapi Uruguay. Ini tidak mudah," kata pelatih yang menggantikan posisi Marco van Basten tersebut.

Dari sisi pemain, Van Marwijk tidak memiliki masalah besar. Kecuali Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong yang terkena larangan bermain akibat akumulasi dua kartu kuning, pemain-pemain lain tidak cedera dan bisa diturunkan.

Penyerang Robin van Persie dipastikan bisa dipasang setelah hasil pemindaian menunjukkan cedera sikut tidak terlalu parah.

Dalam laga semifinal, Urugay tidak diperkuat duo handal Luis Suarez dan Jorge Fucile. Ini tentu kabar menggembirakan untuk anak-anak asuhan Van Marwijk.

Bagi Belanda, ini adalah untuk kali pertama maju ke semifinal sejak Piala Dunia 1998 di Prancis dan Tim Oranye - sebutan untuk Belanda - dianggap sebagai calon kuat juara Piala Dunia tahun ini.

Itu semua tidak lepas dari penampilan hebat di babak kualifikasi di mana Belanda mencatat kemenangan di delapan pertandingan yang mereka jalani.

Di putaran final di Afrika Selatan Tim Oranye ini tidak sekalipun mencatat seri atau kalah.

Van Marwijk mengatakan, timnya memiliki modal menjuarai Piala Dunia untuk kali pertama dalam sejarah mereka.

Prestasi terbesar Belanda sejauh ini adalah juara kedua di Piala Dunia 1974 dan 1978.

STATISTIK

Untuk melihat skor langsung dan klasemen fungsikan javascript

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.