Terbaru  25 Juni 2010 - 19:37 GMT

Korsel belajar dari pengalaman Argentina

Korea Selatan

Korea Selatan kembali akan menghadapi tim Amerika Latin, kali ini Uruguay

Korea Selatan akan belajar dari pengalaman atas kekalahan melawan Argentina, guna menghadapi tim Amerika Latin lainnya, Uruguay di babak 16 besar hari Sabtu.

Ini adalah pertandingan pertama dari dua pertandingan dimana tim Asia akan menghadapi tim Amerika Latin.

Jepang akan menghadapi Paraguay hari Selasa.

Korea Selatan kalah 1-4 dari Argentina di grup B, satu-satunya kekalahan Korea Selatan sejauh ini, dengan Gonzalo Higuain mencetak tiga gol dan satu gol bunuh diri dari pemain belakang Korea Selatan.

"Tentu saja, kami memang kalah melawan Argentina, tetapi saya pikir ini kesempatan bagus bagi kami untuk belajar dari tim Amerika Latin," kata pemain tengah Manchester United Park Ji-sung hari Jumat.

"Melawan Uruguay, kami harus bermain berbeda dengan penampilan kami melawan Argentina," kata Park.

"Tim Amerika Latin menunjukkan kekuatan individu, dan kami harus punya cara bermain yang lain."

Uruguay mengalahkan Korea Selatan 1-0 di Piala Dunia 1990 dengan Daniel Fonseca mencetak gol di menit 90 guna membawa tim Amerika Selatan tersebut maju ke babak 16 besar.

Pelatih Uruguay Oscar Tabarez mengatakan dia akan menurunkan Diego Godin melawan Korea Selatan. Pemain belakang tersebut tidak diturunkan melawan Meksiko karena cedera.

Bukan faktor kebetulan

Ini adalah untuk kedua kalinya Korea Selatan maju ke 16 besar, dalam penampilan delapan kali di Piala Dunia.

Sebelumnya adalah ketika mereka mencapai semifinal di tahun 2002 dimana Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama Jepang.

"Kami tidak memiliki perkiraan sejauh mana kami akan bisa melaju," kata Park.

"Tetapi di tahun 2002 kami berhasil maju ke semifinal dan saya kira itu bukan semata-mata karena kami bermain di kandang sendiri."

Di babak pertama, Uruguay menang dua kali, 3-0 atas Afrika Selatan, dan 1-0 atas Meksiko, dan bermain seri 0-0 dengan Prancis.

Dua kemenangan itu membuat Uruguay menduduki peringkat pertama di grup A.

"Yang paling penting adalah kami lolos sebagai peringkat pertama," kata penyerang depan Diego Forlan.

Korea Selatan, peringkat kedua di grup B mengalahkan Yunani 2-0 di pertandingan pertama, kalah 1-4 dari Argentina, dan seri 2-2 dengan Nigeria.

Argentina mengalahkan Uruguay dua kali di babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Latin.

Uruguay yang pernah menjadi juara dunia dua kali, berusaha maju ke perempat final untuk pertama kalinya sejak tahun 1970.

Penyerang andalan mereka, Diego Forlan, yang mencetak 32 gol dua tahun lalu bagi Atletico Madrid, sudah mencetak dua gol sejauh ini.

Pemenang pertandingan Korea Selatan melawan Uruguay ini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Amerika Serikat melawan Ghana.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.