Terbaru  18 Juni 2010 - 21:05 GMT

Inggris kembali ditahan seri

PERTANDINGAN

Wayne Rooney

Inggris menampilkan salah satu permainan terburuk di Piala Dunia setelah ditahan seri 0-0 oleh Aljazair hari Jumat.

Dengan pertandingan sebelumnya, Slovenia bermain seri 2-2 melawan Amerika Serikat, Inggris harus menang melawan Slovenia dalam pertandingan terakhir untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Namun di atas kertas, Slovenia lebih baik dibandingkan Aljazair. Slovenia sekarang mengumpulkan 4 angka. Inggris dan Amerika Serikat sama-sama dua angka, dan Aljazair satu angka.

Pertandingan terakhir di grup C ini akan dilangsungkan hari Rabu 23 Juni. Inggris bertemu Slovenia di Port Elizabeth, dan Aljazair bertemu Amerika Serikat di Pretoria.

Melihat penampilan Inggris semalam melawan Aljazair, Inggris bisa saja tersingkir bila mereka tidak meningkatkan permainan.

Padahal semula grup C ini dianggap sebagai salah satu grup paling mudah untuk Inggris untuk lolos ke 16 besar.

Kapten Inggris Steven Gerrard sesuai pertandingan mengakui buruknya penampilan mereka.

"Kami sekarang sadar betul apa yang harus kami lakukan, harus menang di pertandingan terakhir, yang semakin menambah tekanan kepada pemain." kata Gerrard.

"Kami tidak bermain agresif, tidak bisa memenangkan bola dengan

cepat, dan tidak tajam di barisan depan." kata kapten Liverpool tersebut.

Pelatih Inggris Fabio Capello mengatakan bahwa mungkin akan ada perubahan pemain untuk diturunkan melawan Slovenia.

"Saya bisa mengubah taktik. Saya akan mencoba melakukan sesuatu yang berbeda. Saya kira tidak akan sulit menambah semangat mereka sebelum melawan Slovenia. Para pemain tahu apa yang harus mereka lakukan." kata Capello.

"Saya tidak tahu apakah karena tekanan atau yang lain, namun kami tidak bermain bagus sekarang ini. Kami kehilangan begitu banyak bola, ini bukan tim seperti yang saya ketahui."

Sepanjang pertandingan, kedua tim, Inggris dan Aljazair tidak menciptakan peluang yang berarti.

Inggris bahkan dalam beberapa kesempatan bermain lebih buruk dibandingkan Aljazair.

PREVIEW

Fabio Capello melakukan tiga pergantian pemain dalam menghadapi Aljazair dalam upaya memetik angka penuh di Grup C.

Manajer asal Italia ini menurunkan kiper veteran David James untuk mengganti Robert Green yang melakukan kesalahan dalam pertandingan melawan Amerika Serikat.

Selain itu, Gareth Barry untuk pertama kali diturunkan mengganti posisi James Milner sementara Jamie Carragher dipasang untuk mengambil tempat Ledley King yang cedera.

Pertandingan Inggris menghadapi Aljazair di Grup C ini tak hanya penting bagi peluang The Three Lions namun akan meninggalkan kesan bagi sang manajer Fabio Capello.

Maklum, bertepatan dengan pertandingan itu Don Fabio tepat berusia 64 tahun. Tentunya Capello berharap kado terindah yaitu kemenangan atas Aljazair di hari ulang tahunnya itu.

Namun, bisa jadi Capello tidak akan memperoleh kado indah jika Inggris tampil buruk seperti ketika imbang 1-1 saat menghadapi Amerika Serikat di laga perdana.

Saat itu, meski menguasai jalannya pertandingan saat menghadapi Amerika Serikat, Inggris nyaris tak membuat peluang berbahaya selain satu-satunya gol yang dicetak Steven Gerrard pada menit ke-4.

Wayne Rooney yang tampil beringas di Liga Primer tampil melempem ketika disandingkan dengan Emile Heskey. Ditambah blunder kiper Robert Green maka semakin lengkaplah permainan buruk Juara Dunia 1966 itu.

Nah, dalam pertandingan kedua menghadapi Aljazair, Sabtu (18/6) dini hari, tentunya pasukan asuhan Fabio Capello itu tidak mau membuat kesalahan untuk kedua kalinya.

Patut ditunggu apa yang akan dilakukan Fabio Capello dalam meramu taktik menghadapi tim dari kawasan Maghribi itu.

Sebab, hanya kemenanganlah yang menjamin jalan Steven Gerrard dkk ke 16 besar semakin lapang. Hasil imbang atau kekalahan bisa menjadi bencana bagi The Three Lions.

Namun, Inggris tentu tidak akan menghadapi pertandingan yang mudah. Aljazair pun pasti akan mengejar kemenangan setelah di pertandingan pertama menyerah 0-1 dari Slovenia.

Jika kalah lagi di tangan Inggris maka Aljazair harus lebih cepat mengemas koper mereka dan pulang lebih cepat menyusul Nigeria yang sudah tersisih.

Tak ada kesalahan

Inggris menghadapi Aljazair di bawah bayang-bayang blunder buruk yang dilakukan Robert Green saat mengadapi Amerika Serikat.

Saya tak ingin melihat kesalahan lagi

Fabio Capello

Kesalahan fatal Green itu berbuntut rentetan pertanyaan soal keputusan Capello memilih Robert Green ketimbang David James yang lebih berpengalaman.

Soal kesalahan Green itu, Capello nampaknya tidak terlalu ambil pusing. Dia berkilah semua penjaga gawang pasti pernah melakukan kesalahan serupa. Dan, pelatih asal Italia itu menegaskan tak ada lagi kesalahan serupa saat menghadapi Aljazair.

"Apa yang saya akan lakukan? Saya pikir kami bermain bagus saat menghadapi Amerika Serikat," kata Capello kepada situs resmi FA, usai sebuah sesi latihan di Satdion Green Point, Cape Town

"Kami menciptakan banyak peluang, karena menurut saya jika kami membuat banyak peluang maka peluang kami mencetak gol lebih besar. Saya tak ingin melihat kesalahan lagi," tandas mantan pelatih Real Madrid itu.

Namun, Capello menolak apakah dia tetap akan memilih Robert Green di bawah mistar saat menghadapi Aljazair. Biasanya, Capello akan mengumumkan skuad intinya dua jam sebelum kick-off.

"Saya sudah memutuskan. Namun Anda harus menunggunya hingga menjelang pertandingan," tegasnya.

"Saya kira semua pemain membuat kesalahan saat menghadapi Amerika Serikat, tak hanya penjaga gawang. Namun, saya harus menilai pemain dari kemampuannya bukan hanya dari kesalahannya," tandas Capello.

Gareth Barry dimainkan

Dalam menghadapi pertandingan penting ini, Capello nampaknya akan memainkan Gareth Barry yang sudah sembuh dari cedera untuk memperkuat lini tengah.

Sementara itu, bek veteran Liverpool Jamie Carragher akan menempati posisi Ledley King yang cedera. Sedangkan Jermaine Defoe akan dipertimbangkan untuk menemani Wayne Rooney menggantikan Emile Heskey.

"Saya siap jika dimainkan sejak awal. Saya merasa sangat tajam dan benar-benar sudah siap," kata Defoe yang oleh Capello baru diturunkan dalam satu pertandingan resmi yaitu saat menghadapi Andorra sekitar dua tahun lalu.

Kemungkinan Capello memilih Defoe sebagai pasangan Rooney sangat besar. Selain memiliki kecepatan, Defoe pun jauh lebih subur ketimbang Heskey.

Defoe sudah menjaringkan 11 gol dalam 40 kali penampilannya bersama Inggris. Sementara Heskey yang sudah tampil 58 kali baru mencetak tujuh gol.

Namun, nampaknya Capello tidak akan meninggalkan Heskey begitu saja. Sebab, meski jarang mencetak gol Heskey adalah 'pelayan' yang baik. Gol Gerrard saat menghadapi Amerika Serikat adalah assist pemain Aston Villa ini.

Sehingga kemungkinan Capello akan menempatkan Heskey di belakang duet Rooney-Defoe. Peran ini mirip posisi Heskey di Aston Villa yang harus bermain di belakang duet Agbonlahor-Carew.

Sementara itu, Aljazair kemungkinan besar tidak akan diperkuat penjaga gawang utamanya Fauzi Chaouchi yang cedera.

Meski dianggap sebagai penyebab kekalahan atas Slovenia, pelatih Rabah Saadane menjamin posisi Chaouchi. Namun cedera yang dialami saat latihan membuat kiper senoir itu kemungkinan kehilangan tempatnya. Sebagai pengganti, Saadane mempersiapkan kiper debutan Rais M'Bolhi.

Tak pernah kalah dari tim Afrika

ika mengacu pada data dan fakta pertandingan maka peluang Inggris memenangkan pertandingan memang lebih besar.

Inggris belum pernah kalah dalam 15 kali pertemuan dengan negara-negara Afrika, Three Lions mengemas 11 kali kemenangan dan empat kali seri.

Namun, Inggris juga bukan tanpa masalah. Striker Wayne Rooney belum mencetak gol dalam enam kali pertandingan internasional. Rekor terburuk Rooney sejak tahun 2006.

Sementara Aljazair dalam 16 kali pertemuan dengan tim-tim Eropa baru mengecap satu kali kemenangan yaitu saat menghadapi Rumania, Desember 2000.

Tim berjuluk Rubah Gurun ini nampaknya memiliki masalah pertahanan. Dalam tujuh kali pertandingan mereka di putaran final Piala Dunia, Aljazair kebobolan setidaknya satu gol.

Selain itu, lini depan mereka juga tak terlalu tajam. Dalam enam pertandingan terakhir, Aljazair kalah tanpa mencetak gol. Kemenangan dan gol terakhir mereka terjadi saat mengalahkan Uni Emirat Arab lewat penalti Karim Ziani awal bulan ini.

Menarik ditunggu, kado apa yang akan diterima Capello di ulang tahun ke-64nya nanti.

STATISTIK

Untuk melihat skor langsung dan klasemen fungsikan javascript

bbc.co.uk navigation

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.