Terbaru  17 Juni 2010 - 06:30 GMT

Prancis harus menang jika ingin melaju

Domenech harus mengantar Prancis menang atas Meksiko untuk lolos ke 16 besar

Pertandingan Prancis lawan Meksiko Jumat dini hari nanti di Stadion Peter Mokaba, Polokwane, akan berlangsung seru. Kedua tim dituntut berjuang mati-matian untuk menang.

Dalam laga sebelumnya, Prancis ditahan Uruguay 0-0, sementara Meksiko bermain seri 1-1 dengan tuan rumah Afrika Selatan.

Di Grup A, Uruguay sejauh ini berada di posisi teratas, setelah Diego Forlan dkk mengkandaskan Afrika Selatan dengan kemenangan telak 3-0, Kamis dini hari tadi.

"Kami harus menang melawan Meksiko, kalau tidak ingin pulang lebih cepat," kata pemain bertahan Eric Abidal, yang juga merumput di klub Barcelona, Spanyol.

Sebagai peraih juara kedua Piala Dunia 2006 lalu, skuad Prancis tetap dianggap sebagai tim yang diperhitungkan.

Di atas kertas, Prancis yang kini berada di peringkat 9 dunia, juga dianggap lebih unggul dari Meksiko.

Namun penampilan anak asuhan Raymond Domenech belakangan ini seperti tidak mencerminkan bakat yang dimiliki para pemainnya.

Pasukan Les Blues -- julukan Prancis -- bahkan lolos ke Afrika Selatan dengan susah payah melalui jalur play-off. Melalui pertandingan melawan Irlandia yang diwarnai kontroversi 'gol tangan' Thierry Henry, Franck Ribbery dkk baru bisa lolos ke kejuaraan dunia ini.

Meskipun demikian, Eric Abidail menganggap penampilan terakhir Prancis itu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Dia lantas mengingatkan apa yang terjadi pada tim Prancis di piala dunia empat tahun lalu. Kala itu di awal pertandingan Prancis tidak tampil maksimal. "Kami hanya bermain seri lawan Korsel dan Togo," ungkapnya.

Dalam pertandingan selanjutnya, Prancis kemudian tampil gemilang, sehingga mampu maju ke final sebelum dikalahkan Italia melalui tendangan penalti.

Tradisi lolos 16 besar

Tekad serupa juga ditunjukkan squad Meksiko pimpinan Javier Aguirre.

Meksiko ingin ulang tradisi lolos ke perempat final

Mereka juga mengejar kemenangan untuk mempertahankan tradisi selalu lolos ke 16 besar, dalam 4 piala dunia terakhir.

"Kami harus menunjukkan kalau Meksiko juga tim besar," kata pemain depan Meksiko, Carlos Vela kepada AFP.

Bahkan pasukan Aguirre ini juga bertekad melampui lolos ke putaran 16 besar, yaitu minimal ke perempat final seperti di Piala Dunia 1970 dan 1986.

"Kami bisa ubah sejarah dengan hasil di lapangan," tegas Vela.

Dituntut untuk menang, Meksiko kemungkinan tidak akan mengubah formasi 4-3-3, seperti saat meladeni Afrika Selatan.

Pemain depan Carlos Vela dan Guillermo Franco dipastikan akan diturunkan sejak awal.

Kami bisa ubah sejarah dengan hasil di lapangan

Carlos Vela

Sebaliknya, Prancis kemungkinan besar akan mengubah formasi tim, setelah mereka bermain imbang 0-0 lawan Uruguay.

Pelatih Domenech mungkin akan menurunkan Thierry Henry sejak awal, menggantikan Nicolas Anelka yang tampil kurang meyakinkan saat bertemu Uruguay.

Prancis punya catatan lebih bagus dalam rekor pertemuan dengan Meksiko. Dari enam pertandingan, Prancis menang lima kali dan satu kali seri.

Keduanya terakhir bertemu pada 2006 lalu, dan Prancis menang 1-0.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.