Terbaru  1 Mei 2010 - 14:47 GMT

Kasus seks Ribery ditangguhkan

ribery

Pengacara Ribery mengatakan kliennya berstatus sebagai saksi

Pelatih tim nasional sepak bola Prancis Raymond Domenech bisa bernafas lega.

Penyelidikan skandal seks yang diduga melibatkan Franck Ribery dan Karim Benzema, dua pemain papan atas Prancis, ditangguhkan hingga Piala Dunia berakhir.

"Kami tidak akan mengambil tindakan sampai Piala Dunia selesai," kata sumber di kepolisian kepada surat kabar Liberation.

"Polisi tidak akan tergesa-gesa karena hasil penyelidikan ini bisa berdampak sangat serius," tambah sumber tersebut.

Kasus ini terkait dengan Ribery dan Benzema yang diduga memakai wanita panggilan di bawah umur.

Karena proses penyelidikan ditangguhkan, Domenech akan bebas memasang Ribery dan Benzema di Piala Dunia Juni-Juli nanti.

Namun wartawan BBC di Paris Hugh Schofield mengatakan meski tekanan terhadap timnas Perancis mereda, kasus ini bisa mencoreng citra sepak bola Prancis dan karir para pemain yang terlibat.

Pekan ini publik Prancis bisa membaca pengakuan wanita panggilan berambut pirang kelahiran Aljazair bernama Zahia Dehar yang mengaku sering disewa untuk melakukan hubungan seksual oleh para pemain papan atas Prancis.

Dehar mengaku memasang tarif 2.000 euro per malam.

'Dipakai tiga pemain'

Saya diminta melayani dia (Ribery). Dia telah memesan kamar di sebuah hotel mewah. Kami kemudian bercinta dan dia membayar saya

Zahia Dehar

Dalam wawancara dengan Paris-Match, Dehar mengatakan dirinya diterbangkan ke Munchen April tahun lalu untuk menghadiri pesta ulang tahun Ribery, yang tercatat sebagai pemain Bayern Munchen.

"Saya diminta melayani dia [Ribery]. Dia telah memesan kamar di sebuah hotel mewah. Kami kemudian bercinta dan dia membayar saya," kata Dehar.

Wanita ini juga menyebut dirinya hadiah ulang tahun untuk Ribery.

Persoalannya adalah Dehar ketika itu baru berusia 17 tahun.

Menurut undang-undang Prancis, menggunakan pekerja seks komersial yang berusia di bawah 18 tahun sama dengan berhubungan seks dengan anak di bawah umur.

Hukuman bagi pelaku pidana ini adalah penjara tiga tahun dan denda 45 ribu euro.

Dehar menegaskan bahwa dia tidak mengungkapkan usia sebenarnya ketika melayani Ribery dan juga pemain Real Madrid Karim Benzema.

Melalui pengacara, Benzema menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah.

Selain Ribery dan Benzema, anggota timnas lain, Sidney Govou, juga memakai jasa Dehar, setelah berusia 18 tahun.

Ribery yang sudah menikah dan memiliki dua anak, telah diperiksa polisi.

Namun Sophie Battai, pengacara Ribery, mengatakan kliennya diperiksa sebagai saksi dan sejauh ini tidak ada indikasi menjadi tersangka.

Peningkatan status menjadi tersangka bisa mengakhiri karir Ribery di timnas Prancis.

"Seragam tim nasional Prancis adalah suci. Seragam ini tidak boleh dipakai oleh seorang tersangka," kata Menteri Olahraga Prancis Rama Yade.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.