Sehari setelah Lebaran, perang marak kembali

29 Juli 2014 Terbaru 21:49 WIB

Israel kembali melancarkan serangan ke Gaza, yang merupakan terbesar, dengan korban jiwa sedikitnya 60 orang.
Kepulan azap di Gaza
Gaza menderita serangan terburuk sejak operasi militer Israel dengan korban jiwa sedikitnya 60 orang, termasuk tujuh keluarga.
Pembangkit listrik Gaza terbakar
Satu-satunya pembangkit listrik Gaza terbakar dalam serangan udara Israel yang diarahkan pada tempat-tempat yang dikuasai kelompok militan Hamas.
Warga Palestina
Sekjen PBB, Ban Ki-moon mengungkapkan keprihatinan atas Israel yang dilaporkan menjatuhkan selebaran meminta warga meninggalkan wilayah Gaza utara, yang mengindikasikan serangan masih akan berlangsung.
Tentara Israel
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Israel akan meneruskan serangan sampai mencapai tujuannya.
Serangan Israel
Serangan udara, laut, dan darat membuat udara di atas Kota Gaza menjadi terang dengan kepulan asap.
Warga Palestina
Dilaporkan 55 rumah akibat pemboman dan sedikitnya tiga orang terperangkap di bawah puing-puing, kata seorang aparat keamanan Palestina kepada BBC.
Rumah yang kena bom
Rumah mantan Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyeh, yang sudah dikosongkan hancur diserang Israel.
Serangan atas masjid
Sembilan gedung lain juga menjadi sasaran, juga tiga masjid dan empat pabrik.
Tentara Israel
Lima tentara Israel tewas, Senin 28 Juli, ketika militan Palestina menerobos perbatasan menyusul serangan bom yang menewaskan empat tentara lain sedangkan satu lagi tewas dalam bentrokan di Gaza selatan.