BBC navigation

Brasil berbenah sambut Piala Dunia

Terbaru  13 Juni 2013 - 20:42 WIB
  • Persiapan Piala Dunia 2014
    Penyelenggaraan putaran final Piala Dunia 2014 kurang dari setahun dan Brasil terus berbenah untuk menggelar perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut. Brasil akan memakai 12 stadion, di antaranya Stadion Governador Magalhaes Pinto di Belo Horizone.
  • Stadion Nasional Mane Garrincha
    Stadion Nasional Mane Garrincha di Brasilia resmi dibuka Mei lalu. Terlepas dari minimnya papan petunjuk di sekitar stadion, para pengunjung menyebut stadion ini sangat bersih dan antrean membeli makanan juga tidak terlalu panjang.
  • Arena Pantanal di Cuiaba
    Pembangunan Stadion Arena Pantanal di Cuiaba baru mencapai 75%. Kemajuan penyiapan stadion ini lambat yang membuat berbagai kalangan pesimistis apakah siap menjelang 12 Juni tahun depan.
  • Arena Pantanal di Cuiaba
    Pemerintah Brasil sendiri mengatakan pembangunan Stadion Arena Pantanal di Cuiaba ini akan selesai pada bulan Desember 2013.
  • Jalur kereta api baru
    Selain membangun atau merenovasi stadion, Brasil juga menyiapkan jalur rel kereta baru, yang menhubungkan bandara internasional dan pusat kota.
  • Castelao Arena di Fortaleza
    Stadion Castelao Arena di Fortalezo menjadi stadion pertama yang selesai dibangun. Stadion ini memiliki 65.000 tempat duduk dan renovasinya memakan biaya US$250 juta.
  • bandar udara internasional Sao Goncalo do Amarante di Natal
    Pembangunan prasarana pendukung, seperti bandar udara internasional Sao Goncalo do Amarante di Natal ini mungkin tidak akan selesai pada 12 Juni 2014, hari pertama penyelenggaraan Piala Dunia 2014.
  • Stadion Maracana di Rio de Janeiro
    Stadion Maracana di Rio de Janeiro, salah satu stadion paling terkenal di dunia, dibuka kembali setelah mengalami perbaikan selama tiga tahun.
  • Salvador de Bahia, Arena Fonte Nova
    Arena Fonte Nova di Salvador de Bahia, yang dibuka kembali April 2013, menjadi stadion ketiga yang selesai direnovasi. Namun dua bulan setelah dipakai, salah satu atapnya ambruk karena tak cukup kuat menyangga genangan air hujan.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.