BBC navigation

Warga Afghanistan mencoba bangkit

Terbaru  10 Oktober 2012 - 17:35 WIB
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Seorang pria membuat vas bunga dari gelas di Herat, Afghanistan. Laporan Bank Dunia menyebutkan sepertiga warga Afghanistan hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak memiliki pekerjaan.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Seorang wanita menata vas-vas bunga dari gelas di Herat.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Bank Dunia juga mengatakan lebih 50% warga Afghanistan terancam miskin. Warga di negara yang tercabik perang ini mencoba bangkit, dengan menghidupkan sektor formal dan informal. Pria ini misalnya, bekerja di salah satu sentra arang di ibukota Kabul.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Kesulitan ekonomi memaksa keluarga mengerahkan anak-anak untuk bekerja. Hussain, anak laki-laki berusia 12 tahun ini membantu usaha ayahnya membuat sepatu di Herat.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Di Jalalabad,Provinsi Nangarhar, anak-anak membantu membuat batu bata. Diperkirakan ribuan anak Afghanistan terpaksa bekerja untuk membantu meringankan beban orang tua.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Sanjeeda, delapan tahun (kiri), Nagina, tujuh tahun (tengah), Parwana, delapan tahun (kanan), berpose di depan kamera sebelum membantu membuat batu bata di Jalalabad.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Mereka yang beruntung bisa mendapat pekerjaan, seperti dua pria ini yang tengah menyiapkan bahan untuk membuat permen di satu pabrik di ibukota Kabul.
  • Warga Afghanistan mencoba bangkit dari keterpurukan.
    Seorang pria duduk di tokonya di Kabul, menunggu para pelanggan.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.