Militan Islam mengancam masa depan Timbuktu

Terbaru  3 Juli 2012 - 16:41 WIB
  • Masjid Sankore
    Masjid-masjid kuno -yang mengangkat nama Timbuktu menjadi terkenal ke seluruh dunia- terancam di bawah kelompok militan Islam Ansar Dine.
  • Masjid Sidi Yahia
    Dalam beberapa hari belakangan, para pengikut Ansar Dine -yang beraliran Salafis dan menentang pemujaan- merusak moselum kuno dan menghancurkan salah satu pintu di Masjid Sidi Yahia.
  • Jalan di Timbuktu
    Timbuktu juga terkenal dengan sejumlah perpustakaan yang menyumpang manuskrip dari jaman pertengahan dan banyak yang disimpan oleh beberapa keluarga secara turun-temurun.
  • Manusktip di Lembaga Penelitian Islam, Ahmed Baba.
    Koleksi manuskrip utama di Timbuktu -yang total memiliki sekitar 40.000 potong dan sebagian berasal dari abad 10- disimpan di Lembaga Penelitian Islam Ahmed Baba.
  • Seorang peneliti di Ahamed Baba
    Lembaga Penelitian Islam Ahmed Baba sudah melakukan digitalisasi ratusan manuskrip sebagai upaya perlindungan dan juga penyebaran yang lebih meluas dengan menggunakan internet.
  • Boubacar Sadeck
    Sebelum munculnya media elektronik, pengetahuan kuno dilindungi dengan menggunakan penulis kaligragi seperti Boubacar Sadeck, dengan spesialisasi tiruan manuskrip abad 16.
  • Sungai Niger
    Posisi strategis Timbuktu di Sungai Niger dan di ujung Gurun Sahara membuatnya berada dalam perlintasan perdagangan kuno dan sekaligus membuat Timbuktu sebagai kawasan yang makmur.
  • Jalanan Timbuktu
    Namun pada masa kolonialisasi bangsa-bangsa Eropa, rute perdagangan dialihkan ke sepanjang pantai dan Timbuktu menjadi tertinggal.
  • Warga Tuareg
    Banyak penduduk Timbuktu merupakan suku Tuareg, yang selama ini mengeluh bahwa mereka diterlantarkan oleh pemerintah Mali di Bamako.
  • Gubuk suku Tuareg
    Rumah tradisional Tuareg di dekat pusat kota Timbuktu. Kelompok pemberontak Tuareg bekerja sama dengan Ansar Dine untuk menguasai Mali utara namun belakangan keduanya bentrok dan militan Islam Ansar Dine menguasai tiga kota, Timbuktu, Gao, dan Kidal.
  • Jalan deka Timbuktu
    Beberapa penduduk di Mali utara yang sebelumnya mendukung kemerdekaan wilayah mereka kini mulai khawatir dengan masa depan mereka, khususnya jika Ansar Dine menerapkan Syariah Islam secara ketat.

Video

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.