BBC navigation

Belanda meminta maaf di Rawagede

Terbaru  9 Desember 2011 - 16:09 WIB
  • Dubes Belanda Tjeerd de Zwaan
    Pemerintah Belanda diwakili Duta Besar untuk Indonesia, Tjeerd de Zwaan, menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para keluarga korban kasus Rawagede, Jumat (9/12) di Desa Balongsari Karawang Jawa Barat. Dalam upacara ini, Dubes Belanda mengunjungi makam para korban.
  • Janda korban pembantaian Rawagede
    Para janda korban pembantaian Rawagede membawa plakat selama upacara peringatan yang dihadiri Dubes Belanda untuk Indonesia Tjeerd de Zwaan. Setelah menunggu enam dekade, mereka akhirnya mendapat permintaan maaf secara resmi.
  • Dubes Tjeerd de Zwaan menabur bunga di makam korban pembantaian Rawagede
    Dubes Tjeerd de Zwaan menyebut 9 Desember sebagai hari peringatan atas peristiwa pembunuhan 64 tahun lalu dalam aksi yang dilakukan oleh militer Belanda.
  • Janda korban Rawagede
    Wanti bin Sariman, salah seorang janda korban, menangis dalam peringatan peristiwa Rawagede. Wanti, istri almarhum Sarman, mengatakan akan menggunakan uang kompensasi yang diberikan pemerintah Belanda untuk membeli rumah dan naik haji.
  • Dubes Belanda dan janda korban Rawagede
    Duta besar Tjeerd de Zwan mengobrol dengan janda para korban peristiwa Rawagede. Pemerintah Belanda memberikan ganti rugi sebesar 20.000 euro atau sekitar Rp243 juta per orang untuk sembilan keluarga korban.
  • Dubes Belanda Tjeerd de Zwan
    Dalam pidatonya, Dubes Tjeerd de Zwan mengatakan kehadirannya dalam peringatan peristiwa Rawagede tidak hanya didukung pemerintah, namun juga parlemen dan rakyat Belanda.
  • Janda korban Rawagede
    Ketua Yayasan Rawagede, Sukarman mengatakan para janda korban akan menerima ganti rugi dari pemerintah Belanda sesuai keputusan pengadilan di Den Haag September 2011.
  • Janda korban Rawagede. Foto Sri Lestari
    Wanti, 87 tahun, berserta cucunya berdoa di makam suaminya istri alm. Sarman yang tewas karena ditembak pada bagian dada dan kaki oleh militer Belanda.
  • Monumen Rawagede. Foto Sri Lestari
    Seorang pemuda melewati diorama yang menggambarkan peristiwa penembakan oleh militer Belanda 1947 di Monumen Rawagede.
  • Monumen Rawagede. Foto Sri Lestari
    Patung seorang ibu memeluk dua orang anak laki-laki yang terkena luka tembak dan cuplikan puisi Karawang Bekasi karya penyair Chairil Anwar di komplek monumen Rawagede.
  • Makam korban Rawagede. Foto Sri Lestari
    Terdapat 181 makam di TMP Sampurna Raga sementara catatan Indonesia sebanyak 431 korban tewas dan menurut saksi ratusan mayat hanyut terbawa arus sungai.
  • Makam korban Rawagede. Foto Sri Lestari
    Komplek TMP Sampurna Raga mendadak ramai dikunjungi warga pada 9 desember 2011.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.