BBC navigation

Penipuan lewat internet, ratusan ditangkap

Terbaru  10 Juni 2011 - 20:13 WIB

Penipuan lewat internet, ratusan ditangkap

  • Ratusan warga Taiwan dan Cina ditangkap terkait dugaan penipuan lewat internet
    Sebanyak 170 warga asing dari Taiwan dan Cina ditangkap oleh petugas gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya di beberapa titik yang tersebar di Serpong, Bekasi dan Jakarta, Kamis (9/6). Mereka diduga melakukan kejahatan lewat internet.
  • Ratusan warga Taiwan dan Cina ditangkap terkait dugaan penipuan lewat internet
    Pada Jumat (10/6) mereka ditempatkan di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta. Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, ratusan warga negara asing itu dicurigai melakukan penipuan antara lain penipuan investasi.
  • Ratusan WNA meringkuk di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta.
    Masih menurut Boy Rafli Amar, WNA asal Taiwan dan Cina ini menipu para korban dengan berpura-pura dari suatu perusahaan yang menawarkan jasa atau investasi. Dari total 170 orang tersebut 120 orang laki-laki dan 50 orang wanita.
  • Ratusan WNA meringkuk di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta.
    "Kemudian korban melakukan pengiriman uang kepada pelaku," kata Boy Rafli Amar. Para pelaku diketahui tinggal di wilayah Serpong, Bekasi, dan Jakarta Utara. Mereka rencananya akan dideportasi ke negara masing-masing.
  • Kepala kepolisian Taiwan,  Wang Cho-chiun.
    Penangkapan warga Taiwan dan Cina di Indonesia dilakukan atas dasar permohonan dari kepolisian Cina dan Taiwan setelah mendapat informasi bahwa sindikat itu mengalihkan aktivitasnya ke Asia Tenggara.
  • Kepala kepolisian Taiwan,  Wang Cho-chiun.
    Kepala kepolisian Taiwan, Wang Cho-chiun mengatakan sebanyak 598 terduga termasuk 410 warga Taiwan dan 181 warga Cina telah ditangkap dalam operasi serentak di berbagai negara Asia antara lain Indonesia, Thailand, Kamboja, dan Malaysia.

Video

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.