Terbaru  19 Januari 2011 - 10:23 GMT

Bom bunuh diri di Irak tewaskan 12 orang

Serangan Tikrit

Sehari setelah serangan di Tikrit yang menewaskan 50 orang.

Seorang pembom bunuh diri menggunakan ambulan untuk menyerang kompleks polisi di Irak tengah dan menewaskan 12 orang.

Dan sebagian besar dari korban yang tewas itu adalah polisi.

Laporan-laporan menyebutkan seorang pria bersenjata ke luar dari ambulan dan melepas tembakan ke pengawal di gerbang masuk kantor pusat polisi di kota Baquba, Provinsi Diyala, sebelum mengemudikan ambulan itu masuk ke dalam kompleks dan meledakkannya.

"Banyak jenazah yang terperangkap di balik puing-puing," kata seorang juru bicara Gubernur Diyala kepada kantor berita Reuters.

Puluhan lainnya terluka dalam serangan ini, yang merupakan serangan kedua dengan sasaran aparat keamanan Irak dalam waktu dua hari belakangan.

Selasa (18/01), seorang pembom bunuh diri menewaskan sedikitnya 50 orang di pusat perekrutan polisi di Tikrit, yang merupakan kota asal mantan Presiden Saddam Hussein.

Kekerasan di Irak berkurang pesat belakangan ini walau serangan-serangan dengan korban besar masih terjadi juga.

Baik Baquba dan Tikrit dikenal sebagai kota yang masuk dalam kawasan yang disebut Segi Tiga Sunni, yang merupakan daerah pusat perlawanan Irak.

Serangan anti Syiah dikhaatirkan meningkat menjelang hari suci Arbain pekan depan untuk memperingati Imam Hussein, yang merupakan cucu dari Nabi Muhammad.

Sementara itu pasukan Amerika Serikat secara resmi sudah mengakhiri operasi tempurnya di Irak pada Agustus lalu dan akan mundur penuh pada tahun 2011 ini.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.