Menu rahasia restoran cepat saji

  • 3 September 2014
fast food
Menu-menu rahasia restoran cepat saji sengaja diciptakan demi para pelanggan setia.

Persaingan membuat banyak restoran cepat saji menyediakan menu khusus. Kini banyak menu-menu rahasia yang beredar di media sosial dan menjadi incaran pelanggan setia restoran cepat saji, seperti Arby's.

Jaringan restoran cepat saji Arby's menjadi berita utama baru-baru ini setelah menyediakan menu Meat Mountain. "Sandwich" ini terdiri dari enam jenis daging, dua jenis keju dan ayam, dan dilapisi bacon pada bagian atasnya.

Menu tersebut bukan penawaran terbatas atau promosi khusus, melainkan menu rahasia yang sengaja diciptakan demi para pelanggan setia.

Para ahli mengatakan kepada BBC bahwa menu Meat Mountain ini adalah salah satu tren menu rahasia yang sedang berkembang saat ini di sejumlah jaringan restoran cepat saji dan restoran di seluruh dunia.

Bukan hal baru

Menu rahasia sejatinya bukan hal baru bagi sejumlah pelanggan, seperti Kiley Libuit dan saudara laki-lakinya. Sejak kecil mereka bersaing membuat kombinasi minuman bersoda dari restoran cepat saji lokal.

"Warga California nantinya akan menyadari bahwa Anda dapat memesan makanan apa pun yang diinginkan. Selama itu masuk akal, mereka akan membuatnya untuk Anda," kata Kiley Libuit.

Ketika popularitas 'menu rahasia' mulai meningkat, Libuit menanyakan kombinasi makanan apa saja yang tidak tercantum dalam menu kepada para karyawan restoran dan mulai mencatatnya dalam situs HackTheMenu.com.

Kini, situs itu berisi lusinan menu rahasia populer di beragam restoran, semisal McDonald's, Burger King, Subway, dan KFC.

Di Burger King, misalnya, seorang pelanggan bisa memesan Frings, yaitu setengah porsi kentang goreng dan setengah porsi onion ring.

Lalu, di McDonald's, pelanggan bisa mendapatkan Burger Darat, Laut dan, Udara yang sejatinya merupakan burger Big Mac yang diisi Filet-O-Fish dan McChicken.

Menurut Bonnie Riggs, seorang analis industri restoran dari lembaga riset pasar NPD Group, restoran-restoran cepat saji memenuhi permintaan-permintaan tidak biasa dari pelanggan karena persaingan ketat dari restoran sejenis.

"Restoran cepat saji kini mencoba segala cara untuk berkompetisi. Jika mereka punya makanan yang diminta, asalkan bukan pada jam sibuk, mereka akan memenuhi permintaan itu karena mereka ingin pelanggan datang kembali," kata Riggs.

Berita terkait