Nigeria luncurkan KTP elektronik

  • 29 Agustus 2014
nigeria
Presiden Goodluck Jonathan mengatakan kartu ini akan menjadi basis data pemerintah

Presiden Nigeria meluncurkan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik nasional yang harus dimiliki oleh warga negara Nigeria pada tahun 2019 agar bisa berpartisipasi pada pemilihan umum.

Goodluck Jonathan menerima KTP biometrik pertama yang juga dapat digunakan untuk melakukan pembayaran elektronik.

MasterCard menjadi penyedia jasa layanan prabayar elektronik ini dan berharap jutaan warga Nigeria yang tidak memiliki rekening bank sekarang dapat mengakses layanan keuangan.

Upaya mengenalkan KTP nasional di Nigeria sebenarnya sudah dilakukan 10 tahun tahun yang lalu, namun gagal.

Sejumlah analis menyalahkan kegagalan ini dikarenakan adanya korupsi, dan mengatakan masalah yang sama dapat menghalangi skema e-ID yang baru.

'Hambatan'

"Kartu ini tidak hanya berguna untuk menjamin identitas Anda, tetapi juga sebagai informasi dan pembayaran kartu pribadi Anda," kata Presiden Jonathan saat peluncuran kartu di ibukota Nigeria, Abuja.

"Saya berminat dalam proyek ini, terutama karena hal ini meliputi setiap aspek sosial ekonomi bangsa tercinta kita," katanya.

Menurut bank sentral Nigeria, sekitar 30% dari 167 juta penduduk di negara itu memiliki rekening bank, seperti dilaporkan kantor berita Bloomberg.

MasterCard mengatakan memadukan KTP dengan kartu pembayaran untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas adalah langkah signifikan.

Kartu identitas baru ini menunjukkan foto pemilik kartu, nama, umur dan nomor kartu identitas serta 10 sidik jari dan pindaian retina mata.

Berita terkait