Jejaring sosial kontroversial Ask.fm dijual

  • 15 Agustus 2014
ask
Ask.fm dikaitkan dengan sejumlah kasus bunuh diri remaja

Jejaring sosial kontroversial Ask.fm dibeli oleh pemilik Tinder dan Ask.com dengan harga yang dirahasiakan.

Situs dimana anggota menjawab pertanyaan yang diajukan anggota lain itu, dikaitkan dengan sejumlah bunuh diri oleh remaja di Inggris dan beberapa negara lain. Situs itu juga dikritik karena tidak melakukan cukup usaha untuk mencegah bully di internet.

IAC, perusahaan AS di belakang transaksi itu, mengatakan akan menginvestasikan "jutaan dolar" untuk meningkatkan keamanan.

Para pendiri Ask.fm akan meninggalkan perusahaan.

Jaksa Agung negara bagian New York, Eric Schneiderman mengumumkan perjanjian keamanan dengan para pemilik baru.

"Di bawah perjanjian, Ask.fm akan memperbaharui kebijakan dan prosedur keamanannya," kata kantor Jaksa Agung dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa Ask.fm berkomitmen untuk merespon keluhan pengguna dalam 24 jam dan menghapus pengguna yang menjadi subyek keluhan ganda.

"Pengawas keamanan dan keselamatan independen akan ditunjuk untuk mengawasi perubahan tersebut serta melaporkan kelaikannya kepada Kantor Jaksa Agung selama tiga tahun," demikian kata pernyataan itu.