Putus pertemanan gara-gara Pilpres

  • 11 Juli 2014
pilpres
Sesudah pilpres, apakah pertemanan akan disambung kembali?

Sepanjang musim pemilihan presiden 2014, perpecahan tidak hanya terjadi di dunia politik, tetapi juga dalam pertemanan.

Melalui akun Twitter @bbcindonesia dan halaman Facebook BBC Indonesia, sejumlah orang mengatakan ada teman bahkan saudara yang memutuskan kontak karena berbeda pendapat mengenai calon presiden pilihan.

Apakah Anda juga pernah melakukan hal yang sama atau justu Anda yang diputus pertemanannya? Berikut penuturan pembaca BBC Indonesia:

'Iklan politik'

"Saya pernah unfriend karena ada beberapa hal yang menurut saya FB [Facebook] jadi kayak iklan politik, sedangkan yang real-nya bagaimana kita belum tahu, takutnya ada pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan karena kita masyarakat awam kurang paham politik." -Felly Kane

"Aku yang putusin seorang teman FB-ku, efek dukungan yang menggila." -Haryadi Lukito

"Awalnya share tentang agama makanya saya like. Mulai pilpres statusnya cuma politik yang saya kira itu juga fitnah, yang hanya mengotori kalau dibaca, makanya saya putuskan." -Rusmiati Kusuma

Beda capres idola

"Saya, istri dan kedua anak saya yang sudah dewasa diputuskan pertemanan oleh beberapa saudara dekat baik di FB, BBM [BlackBerry Messenger] maupun media sosial karena berbeda pilihan capres. Padahal kami tidak pernah menulis hal-hal yang provokatif." -Gerald Mario

"Ada, saya unfriend teman-teman saya karena mendukung presiden yang beda dengan saya." -Ameq Cheemy

"Kecewa sama teman dekat yang tak bisa membuat pilihan bijak." -Yuni S

Galang dukungan

"Saya dikirimkan undangan untuk nge-likepage FB capres idolanya, di- tag di foto-foto yang ada capresnya, saya unfriend aja dan terus terang saya bilang dia nyampah." Samira Sumita

"Terpaksa mundur dari grup WhatsApp teman SMA gara-gara admin grupnya nge-post foto capres tertentu setiap hari." Sururi

"Parah, pas buka puasa bersama, ada teman bagi-bagi selebaran kampanye. Habis bubaran dia langsung saya block dari BBM dan WhatsApp." Anonim

facebook
Berbeda pilihan capres, teman pun dihapus dari media sosial

Sejumlah analis mengatakan pilpres tahun ini banyak menyebabkan perpecahan antarteman dan antarkerabat karena dua kandidat yang bertarung berasal dari latar belakang yang benar-benar berbeda dan mereka memiliki basis massa pendukung kuat.

Kini hari pemungutan suara Pilpres telah usai. Jika Anda yang diputus atau memutus pertemanan di media sosial, apakah Anda berencana menyambung kembali tali pertemanan itu?