Kultus presiden dilarang di Kosta Rika

  • 27 Juni 2014
solis
Presiden Luis Guillermo Solis tidak ingin fotonya digantung di kantor pemerintah.

Presiden baru Kosta Rika meloloskan dekrit yang melarang pencantuman namanya di plakat tempat umum.

Luis Guillermo Solis yang diambil sumpahnya bulan lalu juga mengatakan dia tidak ingin fotonya digantung di kantor pemerintah, yang sampai sekarang biasa dilakukan.

"Pemujaan gambar presiden sudah berakhir, paling tidak dalam pemerintahan saya," kata Solis.

Presiden mengatakan kepada para wartawan bahwa dia berpandangan pencantuman namanya di plakat untuk menandai peresmian proyek pembangunan seperti jembatan dan jalan akan membuat orang berpikiran tidak tepat.

"Proyek tersebut untuk negara ini, bukan dari pemerintah atau pejabat tertentu," katanya kepada para wartawan setelah menandatangani dekrit.

Di masa depan, plakat hanya akan mencantumkan tahun proyek diresmikan, bukannya nama pemerintahan, seperti yang biasa dilakukan sekarang.

Solis - dari partai beraliran politik kiri tengah, Partai Aksi Warga- mengejutkan berbagai pihak karena mendapatkan 31% suara pada putaran pertama pemilihan presiden bulan Februari.

Berita terkait