Terapi lumpur untuk Taj Mahal

  • 9 Juni 2014
Taj Mahal
Taj Mahal sejauh ini sudah empat kali menjalani perawatan.

Monumen terkenal India, Taj Mahal, akan mendapatkan terapi lumpur untuk menghilangkan noda kuning akibat polusi, seperti demikian dijelaskan para arkeolog India.

Perawatan menggunakan lumpur ini diharapkan dapat memulihkan warna dan kemilau alami dari monumen marmer tersebut.

Untuk keempat kalinya mausoleum dari abad ke-17 itu akan mengalami perawatan 'pemulihan wajah'.

Pada tahun 2008, monumen ini mendapatkan terapi yang sama, tetapi noda-noda polusi tetap menempel kuat sehingga para pejabat memutuskan untuk membersihkannya lagi.

Taj Mahal terletak di tepi Sungai Yamuna, di kota Agra, di negara bagian Uttar Pradesh yang berada di bagian utara India.

Monumen ini didirikan oleh Kaisar Shah Jahan pada tahun 1653 sebagai mausoleum bagi istri ketiganya, Mumtaz Mahal, merupakan istri favoritnya.

Istrinya meninggal ketika melahirkan anak mereka yang ke-14.

Struktur pelik yang terdiri dari kubah dan menara marmer putih tersebut disusun berdampingan dengan batu mulia dan seni pahat yang dianggap sebagai contoh seni Mughal terindah di India.

Pada tahun 1983, Taj Mahal menjadi situs Warisan Dunia Unesco dan dikunjungi jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Berita terkait