Dibangun toilet di desa korban pemerkosaan beramai-ramai di India

  • 2 Juni 2014
Protes menentang pemerkosaan
Warga di berbagai penjuru India mengutuk pemerkosaan dua remaja.

Salah satu lembaga swadaya masyarakat yang terkenal di India, Sulabh International, mengumumkan akan membangun toilet di setiap rumah penduduk di desa tempat tinggal dua remaja yang diperkosa beramai-ramai dan kemudian digantung.

Sulabh International, yang mengkhususkan diri pada masalah sanitasi, mengatakan LSM itu mengadopsi desa asal kedua remaja sebab minimnya fasilitas toilet membuat mereka menjadi korban kejahatan.

Kedua anak perempuan tersebut pergi ke ladang untuk keperluan buang air besar ketika mereka diserang pada Selasa malam (27/05).

Di desa dua bersaudara, Katra Shahadatganj, negara bagian Uttar Pradesh, terdapat 108 rumah warga.

"Setiap perempuan yang buang air besar di tempat terbuka rentan dan pemerintah pusat harus mengakui masalah ini. Setelah itu sumber daya baru akan datang," kata pendiri Sulabh International, Bindeshwar Pathak.

Ia menambahkan pembangunan toilet akan dimulai Senin (02/06).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 600 juta orang di India atau 50% total penduduk harus buang air besar di tempat terbuka.