BBC navigation

Rp457 juta di sofa bekas dikembalikan

Terbaru  16 Mei 2014 - 10:41 WIB

Tiga orang sahabat di New York, Amerika Serikat, menemukan uang senilai US$40.000 atau setara dengan Rp457 juta dalam sebuah sofa bekas yang mereka beli. Mereka memutuskan untuk melacak pemilik uang tersebut dan mengembalikannya.

Reese Werkhoven, Cally Guasti dan Lara Russo membeli perlengkapan rumah tangga tersebut dari sebuah toko yang menjual barang bekas untuk kebutuhan amal seharga US$20 atau Rp228.900.

Saat mereka memeriksa kondisi sofa, mereka menemukan uang puluhan ribu dollar AS di dalam sejumlah amplop.

Kisah penemuan uang dalam sofa bekas itu ditulis dalam blog Klik The Little Rebellion.

Dalam blog tersebut, Russo mengatakan dia dan kedua temannya mengetahui nama perempuan pemilik uang dari salah satu amplop yang ditemukan di dalam sofa.

"Kami semua sepakat untuk mengembalikan uang tersebut ke siapapun pemiliknya... ini uang mereka, kami tidak memiliki uang tersebut," kata dia.

"Jumlah uang terbanyak yang pernah saya temukan di sebuah sofa adalah lima puluh sen. Sejujurnya, saya sangat gembira dapat menemukan $5 di dalam sofa," imbuh Werkhoven.

Tidak tahu

Perempuan pemilik uang mengatakan anak perempuannya, yang menjual sofa tersebut ketika dia tengah menjalani operasi di rumah sakit, tak mengetahui ada uang yang disimpan dalam sofa.

Dalam blog yang ditulis Werkhoven, perempuan itu mengaku saat suaminya masih hidup, almarhum memberinya uang setiap pekan untuk ditabung.

"Uang itu merupakan tabungan si perempuan selama hidup. Saat kami datang memberinya uang tersebut, dia mengatakan, 'Suami saya melihat ke bawah ke arah saya dan ini memang seharusnya terjadi'," kata Guasti.

Ketika mereka mengembalikan uang tersebut, perempuan itu memberikan hadiah senilai US$1.000 atau Rp11 juta kepada tiga sahabat yang tinggal dalam satu apartemen itu.

Kepada stasiun televisi CBS, ketiga sahabat yang tinggal di New Paltz, New York, mengatakan bahwa perempuan pemilik uang ingin namanya dirahasiakan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.