Temuan buat mimpi jadi bisa dikendalikan

  • 12 Mei 2014
mimpi
Ilmuwan berharap temuan mereka dapat membantu pasien dengan trauma.

Pernah bermimpi dikejar sekompok psikopat bersenjata kapak atau didorong dari atas gedung pencakar langit? Mimpi-mimpi semacam itu kini bisa dihindari bahkan dikendalikan berkat sebuah penemuan sekelompok peneliti asal jerman.

Para ilmuwan yang dipimpin Ursula Voss dari Universitas JW Goethe di Frankfurt, Jerman, menemukan cara untuk membuat mimpi dapat dikendalikan.

Dengan menerapkan arus listrik ke otak, menurut penelitian yang diterbitkan jurnal Nature Neuroscience, seseorang dapat "menyadari bahwa dia tengah bermimpi dan dapat menguasai skenario mimpi yang sedang berlangsung".

Mereka menemukan dengan mengirimkan sinyal listrik yang sangat lemah di otak seorang pasien yang sedang tidur, mereka dapat mengubah bagaimana individu bermimpi.

Secara khusus para ilmuwan sanggup meningkatkan frekuensi bermimpi ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi dan terkadang mampu mengendalikan plot mimpi itu.

Para peneliti berharap temuan mereka dapat digunakan untuk mengobati penyakit mental dan mimpi buruk pascatrauma.

"Dengan belajar bagaimana mengontrol mimpi dan menarik diri dari mimpi, pasien dengan trauma dapat mengurangi pengaruh emosional dan memulai proses penyembuhan," kata peneliti Ursula Voss.

Voss juga mengatakan tidak dapat dipungkiri suatu hari hasil temuan mereka akan diciptakan untuk produk konsumen dan membuat manusia dapat bermimpi secara nyata.

"Walaupun ini bukan sesuatu yang membuat saya tertarik secara pribadi, saya yakin tidak lama lagi hal seperti itu akan ada di pasaran. Namun, simulasi otak sebaiknya selalu dimonitor secara hati-hati oleh dokter," ungkap Voss.

Berita terkait