BBC navigation

Menyanyi di awan bersama Stereomantic

Terbaru  9 Mei 2014 - 17:16 WIB
stereomantic

Duo Stereomantic beranggotakan Iman dan Maria

Grup duo beraliran pop elektronik Stereomantic yang pertama kali dikenal dengan lagu berjudul Takut sedang merampungkan penggarapan album ketiga mereka yang sudah lama tertunda.

Sejak terbentuk pada 2006, duo yang beranggotakan Maria Ardiana Ferrari (vokal dan synthesizer) dan Iman Barkah Hudaya (gitar dan program) ini sudah mengeluarkan dua album. Album pertama dengan judul Stereomantic dan album kedua Cyber Superstar.

Dalam perbincangan dengan BBC Indonesia, Maria mengatakan berbagai kesibukan pribadi membuat rencana rilis album ketiga yang dibuat dalam versi akustik sudah tertunda sekitar satu tahun.

"Saya hamil dan Aroel [sapaan untuk Iman] juga sedang sibuk luar biasa di pekerjaannya, jadi album ini mau tidak mau tertunda," kata Maria.

Duo ini bukan grup pertama bagi mereka. Maria adalah mantan vokalis grup musik indie Klarinet, sedangkan Iman adalah gitaris band beraliran brit pop, Planet Bumi.

maria

Stereomantic diundang pentas di festival musik Thailand

Diperkenalkan oleh seorang teman, ternyata mereka merasa klop secara musikalitas.

"Saya punya lagu dan kemudian Aroel menggarap musiknya, setelah jadi saya suka dan sejak itu kami lanjut bermusik bareng sampai sekarang," tutur Maria.

Takut yang ditulis oleh Maria menjadi lagu andalan di album pertama Stereomantic. Lagu yang berkisah tentang seseorang yang sulit melupakan kekasihnya itu, diakuinya terilhami dari kisah sehari-hari.

"Ini tentang orang yang istilahnya ga' bisa move on dari mantannya.. Lagu-lagu yang aku tulis biasanya inspirasinya dari aku pribadi atau cerita teman-teman," tukasnya.

Tentang pembajakan

Musik pop elektronik dipadu dengan suara sang vokalis yang oleh seorang penggemar mereka disebut seperti "selembut awan" memikat banyak pencinta musik.

Meski populer dan punya banyak penggemar, Stereomantic memilih untuk menggratiskan semua lagunya.

"Kita sepakat bahwa kita tidak bisa melawan pembajakan karena itu sudah sangat sistemik di semua lini... Makanya dari pada penggemar susah-susah mencari bajakan lagu kita, lebih baik kita kasih saja dengan cuma-cuma," kata Maria.

Berkah dari strategi ini antara lain dirasakan Stereomantic ketika mereka mendapat undangan untuk naik pentas di festival musik indie besar di Thailand pada 2011 lalu.

"Tawaran manggung pun terus berdatangan sehingga kami semakin yakin bahwa dengan memberikan karya kami secara bebas, yang kami sendiri ga rugi apa-apa, kami justru mendapat balasan yang berlimpah-limpah," tutupnya.

Stereomantic hadir dalam program mingguan Info Musika BBC Siaran Indonesia pada 9 Mei 2014

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.