Drummer Scorpion dipenjara di Dubai

  • 30 April 2014
kottak
Kottak bergabung dengan Scorpion pada 1996

Drummer band Scorpions dijatuhi hukuman satu bulan penjara di Dubai karena bersikap tidak sopan, menurut media lokal.

Media setempat melaporkan James Kottak, yang berkebangsaan Amerika Serikat itu, dihukum karena telah menghina agama Islam, dengan mengangkat jari tengahnya dan berada di bawah pengaruh alkohol.

Kottak, 51 tahun, mengaku minum alkohol tetapi membantah tuduhan lainnya.

Insiden ini dilaporkan terjadi di bandara Dubai pada tanggal 3 April, ketika Scorpions sedang dalam perjalanan ke Bahrain untuk sebuah konser.

Kottak ditangkap menyusul gangguan di ruang transit, lapor sebuah surat kabar nasional.

Pengadilan mendengar dia mulai bersumpah dan berbicara tentang "Muslim yang tidak berpendidikan", kemudian mengangkat jari tengahnya.

Para saksi juga menerangkan bahwa mereka mendengar Kottak berteriak bahwa ia tidak akan bepergian dengan sekelompok penumpang dari Pakistan dan Afghanistan.

Menyangkal tuduhan

Kottak menyangkal segala tuduhan dengan mengatakan: "Aku tidak mengutuk Muslim atau Islam aku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu bahkan ketika aku mabuk,katanya kepada Gulf News.

Namun, ia mengaku minum alkohol tanpa izin, dan didenda sebesar 2.000 Dirham (Rp6 juta).

Kottak akan dibebaskan dan dideportasi dalam beberapa hari mendatang karena ia telah ditahan sejak penangkapannya.

Scorpion dikenal dengan album balada mereka, termasuk hit di era 90-an yaitu Wind of Change, Scorpions telah merilis lebih dari 20 album sejak band itu terbentuk pada tahun 1965.

Kottak bergabung dengan band itu sejak tahun 1996.

Berita terkait