BBC navigation

Surat terakhir dari Titanic dilelang

Terbaru  26 April 2014 - 13:17 WIB
titanic last letter

Surat itu 'satu-satunya yang ditulis di hari Titanic tenggelam'

Surat terakhir yang ditulis dari kapal Titanic diperkirakan akan terjual £100.000 (Rp1,9 miliar) dalam lelang.

Surat yang ditulis oleh salah satu penumpang selamat, Esther Hart, dan anak perempuannya yang berusia tujuh tahun, Eva, delapan jam sebelum kapal itu Klik menghantam gunung es dan tenggelam pada 1912.

Surat itu selamat karena berada dalam kantong jas suaminya yang diberikan kepada Esther agar tidak kedinginan.

Surat yang ditujukan untuk ibu Esther di Chadwell Heath, London timur itu, akan dilelang di Henry Aldridge & Son of Devizes pada hari Sabtu.

Esther menulis bahwa mereka menikmati perjalanan yang "luar biasa."

Ia mengatakan mereka kemungkinan akan tiba di New York lebih awal karena kapal bergerak cepat.

Suaminya Benjamin meninggal dunia bersama lebih dari 1.500 orang dalam kecelakaan itu.

Benda-benda dari Titanic tetap menjadi incaran kolektor. Menu dari hari kecelakaan terjual £76.000, sedangkan Klik biola yang dimainkan ketika kapal tenggelam laku terjual £900.000.

'Minggu siang."

Juru lelang Andrew Aldridge mengatakan surat itu sangat unik.

"Surat ini sangat langka karena ditulis di atas Titanic, yang menjadikannya luar biasa," kata dia.

"Tapi apa yang menjadikannya langsung menarik perhatian karena ini adalah satu-satunya surat yang ditulis pada Klik Minggu 14 April di hari kapal menabrak gunung es.

"Jadi kami bisa mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa 12 jam setelah surat ini ditulis Titanic berada di dasar Atlantik Utara."

Surat yang digrafir dengan bendera White Star Line itu bertuliskan "Dari Atas RMS Titanic" dan bertanggal "Minggu siang".

Dalam surat itu, Esther menyebut ia sakit satu hari sebelumnya dan tidak bisa makan atau minum.

Ia mengatakan ia sudah sembuh dan menghadiri doa di gereja dengan Eva pagi itu.

Ia juga menulis bahwa Eva bernyanyi dengan "sangat indah" saat himne Oh God Our Help in Ages Past mengalun dan mereka berdua akan bernyanyi di konser di atas kapal "besok malam."

Mengomentari kapal tersebut, Esther menambahkan, "Para pelaut mengatakan kami menempuh perjalanan yang luar biasa sampai saat ini."

Titanic tenggelam pada Minggu malam 14 April 1912, di hari kelima pelayaran perdananya dari Southampton ke New York, setelah menabrak gunung es di Atlantik Utara.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.