Murid minoritas di India hadapi diskriminasi

  • 22 April 2014
Murid India, AP
HRW melaporkan murid-murid dari kalangan minoritas sering menghadapi diskriminasi.

Otorita sekolah di India terus-menerus melakukan diskriminasi terhadap murid-murid dari kalangan marjinal, demikian disampaikan kelompok pembela HAM, Human Rights Watch (HRW).

HRW menyebut anak-anak dari kelompok minoritas tidak mendapat akses pendidikan.

Dalam laporannya HRW mengatakan bahwa anak-anak dari suku minoritas, Muslim, dan komunitas seperti Dalit -yang berada di peringkat paling bawah dalam sistem kasta India- seringkali diberi tempat duduk di baris belakang kelas.

Mereka juga dipanggil dengan nama yang menghina.

Kelompok pembela HAM itu mendesak pemerintah India untuk mengambil langkah efektif untuk mengawasi perlakuan sekolah terhadap anak-anak dari kelompok marjinal.

Menurut HRW, perlakuan diskriminasi dapat menciptakan suasana kelas yang kurang bersahabat dan dapat menyebabkan anak-anak berhenti sekolah.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa mekanisme pengawasan yang lemah gagal mengidentifikasi anak-anak yang masuk sekolah secara rutin, yang berisiko putus sekolah, maupun yang sudah putus sekolah.

Penelitian oleh HRW dilakukan di empat negara bagian India yang memiliki angka populasi Dalit, suku-suku asli, dan Muslim terbesar.

Mereka mewawancarai lebih 160 orang, termasuk anak-anak, orangtua, guru, dan sejumlah ahli dan pegiat pendidikan, pemerintah lokal, dan dinas pendidikan.

Berita terkait