Jadwal ujian di Inggris disesuaikan dengan bulan Ramadan

  • 17 April 2014
Ujian
Lima tahun lagi Ramadan bersamaan dengan ujian.

Guru-guru di Inggris menghimbau agar ujian A-level (ujian sebelum masuk universitas) dan GCSE (ujian untuk siswa usia 14-16 tahun) dijadwalkan dengan matang untuk membantu siswa Muslim yang berpuasa pada bulan Ramadan.

Tahun ini Ramadan dimulai tanggal 29 Juni, namun lima tahun ke depan Ramadan bertepatan dengan musim ujian.

Asosiasi Guru dan Dosen mengatakan hasil ujian para pelajar Muslim yang berpuasa dari matahari terbit sampai matahari terbenam bisa berpengaruh karena puasa.

Asosiasi ini mengadakan berbagai perundingan dengan dewan yang menangani ujian untuk menemukan jalan keluar yang dapat membantu siswa yang berpuasa.

Kerugian

Ini berarti mengurangi jumlah pemeriksaan ujian yang dijadwalkan untuk satu hari dan memastikan mata pelajaran pokok seperti Matematika dan Bahasa Inggris dijadwalkan di pagi hari.

Dalam konferensi tahunan asosiasi tersebut pada hari Rabu (16/04) di Manchester diserukan agar tercipta kesadaran yang lebih besar terhadap keadaan ini.

Barry Lingard dari Bolton mendukung pemikiran ini dan mengatakan: "Berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam dapat mempengaruhi siswa dalam berbagai aspek."

"Pelajar-pelajar ini tidak akan makan atau minum sehingga menyulitkan mereka untuk memberikan hasil yang terbaik.

"Masalah ini bahkan lebih penting dengan langkah yang diusulkan untuk penilaian linear.

Mereka hanya akan memiliki satu kesempatan untuk memperoleh kualifikasi penting tersebut.

"Dan dalam bertapa tahun mendatang, pelajar Muslim akan berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan."

Abdul Choudhury dari Tower Hamlets di London mengatakan, Dewan Muslim Inggris menganggap orang berusia 16 tahun sebagai orang dewasa dalam berpuasa sehingga siswa yang mengambil ujian GCSE serta A-level akan terpengaruh.

Berita terkait