BBC navigation

'Selfie' bisa menghilangkan percaya diri

Terbaru  10 April 2014 - 18:08 WIB
Perempuan Kamboja

Media sosial menampilkan orang-orang yang dikenal dekat oleh penggunanya.

Penelitian mengungkapkan menghabiskan waktu di media sosial bisa membuat wanita kehilangan percaya diri terhadap bentuk tubuh

Ini merupakan penelitian pertama yang menghubungkan media sosial dengan rasa tidak percaya diri terhadap bentuk tubuh.

Wanita yang terekspos dengan 'selfie' -yang disebut juga foto narsis- maupun foto lainnya di media sosial, cenderung membandingkan diri mereka secara negatif.

Karena unsur kedekatan, foto-foto dari kawan bisa jadi lebih berpengaruh dibandingkan foto-foto selebriti.

Media massa juga dinilai mampu mempengaruhi perasaan orang terhadap penampilannya.

Akan tetapi, besarnya dampak media sosial terhadap rasa percaya diri masih belum diketahui secara komprehensif.

"Perhatian yang tertuju kepada penampilan fisik di media sosial bisa jadi lebih berbahaya dibandingkan dengan media tradisional, karena media sosial menampilkan orang-orang yang kita kenal."

Petra Eckler

Wanita usia muda merupakan segmen besar pengguna media sosial dan dibandingkan pria, wanita mudah lebih banyak mengunggah foto di dunia maya.

Kesan negatif

Peneliti di University of Strathcylde, Ohio University dan University of Iowa melakukan survei atas 881 pelajar wanita di Amerika Serikat.

Mereka menemukan hubungan antara waktu yang dihabiskan di media sosial dengan perbandingan negatif mengenai kesan atas tubuh.

"Perhatian yang tertuju kepada penampilan fisik di media sosial bisa jadi lebih berbahaya dibandingkan dengan media tradisional, karena media sosial menampilkan orang-orang yang kita kenal," jelas Petra Eckler dari University of Strathclyde kepada BBC.

Juru bicara yayasan amal untuk gangguan makan, Beat, mengatakan kesan atas tubuh merupakan kunci terhadap identitas dan tidak seharusnya dipamerkan.

"Menggandrungi berat dan tinggi badan merupakan fenomena kultur pop, dan kini hal tersebut sudah mendunia," jelasnya.

"Ketertarikan terhadap selebriti, bentuk tubuh mereka, busana dan penampilan telah meningkatkan tekanan terhadap orang-orang yang berpikir bahwa identitas terbentuk saat ada perubahan terhadap terhadap tubuh mereka," sambungnya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.