12 Years a Slave diganjar penghargaan lagi

  • 23 Februari 2014
12 Years a Slave
Film 12 Years a Slave juga dijagokan untuk mendapat penghargaan Oscar.

Film 12 Years a Slave kembali memborong penghargaan dalam kategori film di ajang seni lembaga kebebasan sipil AS, NAACP, dengan empat piala.

Ajang ini memberi penghargaan pada keberagaman bidang seni termasuk dalam kategori film dan musik.

Steve McQueen membawa pulang piala untuk sutradara terbaik, sementara John Ridley penghargaan penulis naskah terbaik dan Lupita Nyong'o sebagai pemeran pembantu terbaik.

Film ini sudah diganjar penghargaan di ajang Golden Globe di AS dan piala BAFTA di Inggris. Film yang juga dibintangi oleh aktor Brad Pitt ini juga dijagokan dalam ajang film prestisius, memperebutkan piala Oscar.

''Ini adalah tahun bersejarah dalam industri film untuk semua yang ada dalam ruangan ini, saya bangga jadi bagiannya,'' kata Nyong'o seperti ditulis kantor berita AP.

Ajang yang digelar di Auditorium Sipil Pasadena itu juga memberikan penghargaan pada Forest Whitaker sebagai aktor terbaik dalam film tentang pelayan kulit hitam, The Butler.

''Segala yang saya coba lakukan dalam hidup dan karya adalah memperdalam hubungan dengan kemanusiaan, agar bisa memenuhi pesan syair lama Nat King Cole yang kerap dimainkan ayah sayadi radionya, yakni, 'Hal terbesar yang pernah kau pelajari adalah mengasihi dan dikasihi kembali,''' kata Whitaker dalam sambutannya.

Oprah Winfrey dan Stevie Wonder memberikan sambutan penghargaan untuk Nelson Mandela, mendiang mantan pemimpin Afrika Selatan yang meninggal dunia tahun lalu.

'Kita bisa saling melihat, saya percaya, keagungan yang diilhami olehnya pada diri kita,'' kata Winfrey. ''Saya harus katakan duduk memandang peti matinya dikuburkan saat pemakaman, saya merasakan kerinduan sangat. Saya ingin Anda tahu hidupnya adalah suri bagi kita semua.''

Di bidang musik penghargaan diberikan pada John Legend dan Beyonce, serta Robin Thicke, T.I. dan Pharrell untuk lagu hit mereka yang kontroversial, Blurred Lines.