BBC navigation

Pemimpin redaksi wanita pertama di Saudi

Terbaru  17 Februari 2014 - 16:20 WIB
Wanita Saudi

Para ulama ultrakonservatif menentang wanita bekerja sama dengan pria.

Untuk pertama kalinya di Arab Saudi, seorang wanita ditunjuk menjadi pemimpin redaksi surat kabar.

Harian berbahasa Inggris Saudi Gazette mengumumkan pengangkatan Somayya Jabarti menggantikan pemimpin redaksi saat ini, Khaled Almaeena.

Almeena mengatakan Jabarti diangkat karena prestasinya sebagai wartawan yang berdedikasi.

Dalam tulisan di kolomnya hari Minggu (16/02), Almeena mengatakan, "Pengangkatan ini bukan masalah gender namun karena ia memang pantas mendapatkan peluang ini."

Jabarti sendiri mengatakan pengangkatannya menunjukkan atap kaca telah terpecah.

"Ada retak di atap kaca. Dan saya harap akan menjadi pintu," kata Jabarti kepada Al Arabiya News.

"Inilah yang pertama bagi harian di Saudi...Menjadi wanita pertama Saudi (sebagai pemimpin redaksi) memiliki tanggung jawab ganda," tambahnya.

"Langkah ini akan dilihat oleh wanita-wanita Saudi lain," kata Jabarti.

Jabarti bekerja sama Almeena selama hampir 13 tahun sebagai wakil pemimpin redaksi.

Di Arab Saudi, hanya ada sedikit perempuan dengan gelar sarjana jurnalisme yang mendapatkan tawaran pekerjaan.

Banyak ulama ultrakonservatif di Saudi yang menentang wanita bekerja dengan pria.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.