Bebek karet raksasa 'meledak' di Taiwan

  • 31 Desember 2013
Bebek karet raksasa
Bebek karet raksasa sebelum kempes terkena serangan kawanan elang di Keelung.

Bebek karet raksasa berwarna kuning, yang sedianya menjadi atraksi perayaan tahun baru di pelabuhan Keelung di Taiwan, meledak, hari Selasa (31/12).

Bebek setinggi 18 meter hasil karya perupa asal Belanda, Florentijn Hofman, ini diperkirakan diserang oleh kawanan elang.

Menurut kantor berita CNA saksi mata melihat beberapa elang menyobek bebek buatan tersebut.

Pada Selasa siang waktu setempat bebek dengan warna kuning terang ini kempis.

"Kami ingin meminta maaf kepada para penggemar bebek karet. Cuaca bagus dan kami tidak menemukan masalah yang serius. Jadi kami akan menyelidiki mengapa bebek ini meledak," kata Huang Jing-tai, anggota panitia yang memamerkan bebek raksasa, seperti dikutip kantor berita AFP.

Bulan lalu, bagian pompa udara pada bebek raksasa karya Hofman, yang tengah dipamerkan di tempat di Taoyuan, di Taiwan utara, rusak karena gempa bumi dan kempes.

Bebek raksasa ketiga, di Kaohsiung, harus 'diungsikan sementara ke pantai' karena ancaman Badai Usagi pada bulan September.

Dalam pameran selama satu bulan, bebek raksasa ini ditonton empat juta pengunjung.

Bebek raksasa karya Hofman sudah dipamerkan di 13 kota di sembilan negara, termasuk Brasil, Australia, dan Hong Kong.

Berita terkait