Turis Cina, Qatar serbu obralan di London

  • 27 Desember 2013
Obral
Turis Qatar menghabiskan sekitar Rp34 juta rupiah per transaksi.

Obral akhir tahun di Inggris banyak diserbu oleh para turis sebagian besar dari Cina dan juga Timur Tengah, menurut sejumlah laporan.

Harian the Daily Telegraph menyebutkan turis dari seluruh dunia menghabiskan dana empat kali lipat dibandingkan orang Inggris sendiri.

Dan sebagian besar turis yang belanja berasal dari Cina, dan diikuti oleh Qatar dan kemudian Rusia, kata harian itu.

Obral pada hari libur setelah Natal ini diselenggarakan setiap tahun di Inggris.

Harian the Sun menggunakan judul "Great Haul of China" (Hasil besar Cina) untuk menggambarkan para turis Cina yang mengejar barang obral ini.

Editor konsumen harian itu, Dan Jones menyebutkan turis Cina sangat senang untuk belanja di Inggris karena barang-barang mewah dijual 30% lebih murah karena ada peraturan bebas pajak Inggris untuk para turis asing.

Antre panjang

Ribuan orang antre berjam-jam sebelum toko dibuka untuk merebut barang saat musim obral dimulai Kamis (26/12).

Konsumen dari Cina merupakan yang paling banyak secara keseluruhan.

Namun dihitung dari satuan transaksi yang paling banyak adalah warga Qatar dengan sekitar £1.714 (Rp34 juta) per transaksi, diikuti oleh konsumen dari Uni Emirat Arab dengan rata-rata belanja £1.372.

Perusahaan wisata belanja Global Blue menyebutkan, warga Cina menghabiskan sekitar £1.367 per transaksi namun cenderung untuk belanja lebih banyak lagi.

Urutan transaksi belanja terbanyak berikutnya adalah Rusia, Nigeria dan India.

Berita terkait