BBC navigation

Obati pilek tidak perlu antibiotik

Terbaru  18 November 2013 - 14:37 WIB
antibiotics

Meminum antibiotik dalam jangka panjang dapat membuat virus kebal.

Mengobati pilek dan hidung berlendir tidak mesti menggunakan antibiotik, kata dokter dan ahli kesehatan publik di Inggris.

Dinas Kesehatan Masyarakat Inggris dan Royal College of General Practitioners mengatakan gejala ini sering disebabkan oleh virus dan penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi.

Dinas Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan sebuah penelitian menunjukkan bahwa 40% orang berpikir antibiotik akan membantu luka lendir berwarna kehijauan, sementara bila lendir berwarna bening, obat ini tidak banyak membantu.

Padahal warna hijau pada dahak dan ingus adalah hasil dari protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi itu.

Dr Cliodna McNulty, dari organisasi tersebut, mengatakan: "Ini adalah mitos yang berlaku bahwa siapa pun yang beringus hijau atau bening membutuhkan antibiotik untuk bisa sembuh.

"Sebagian besar infeksi yang menghasilkan banyak dahak dan ingus adalah penyakit karena virus dan akan membaik dengan sendirinya meskipun sebelum itu anda akan merasa cukup buruk selama beberapa minggu.

"Masalah resistensi terhadap antibiotik bisa tumbuh. Setiap orang dapat membantu dengan tidak menggunakan antibiotik untuk pengobatan infeksi yang tidak rumit."

Meminum antibiotik dapat mempengaruhi Klik triliunan bakteri yang secara alami hidup di dalam tubuh manusia dan dapat menyebabkan resistensi.

Dr Maureen Baker, ketua Royal College of General Practitioners, mengatakan: "Terlalu sering menggunakan antibiotik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius.

"Infeksi beradaptasi dengan antibiotik yang digunakan untuk membunuh mereka dan akhirnya dapat membuat pengobatan tidak efektif. Karena itu penting untuk menggunakan antibiotik dengan tepat."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.