Anggota band asal Iran ditembak mati di AS

  • 12 November 2013
Yellow Dog
Soroush Farazmand (kiri) dan saudaranya, Arash Farazmand (kanan) tewas

Tiga musisi ekspatriat Iran yang tinggal di Brooklyn, New York, tewas ditembak oleh rekan mereka sendiri.

Dua anggota grup Yellow Dogs dan satu orang lainnya dibunuh oleh kawan mereka sesama musisi, Ali Akbar Mahammadi Rafie, yang kemudian bunuh diri.

Polisi menduga serangan terjadi karena Rafie, 29, marah setelah dikeluarkan dari sebuah band lain.

Dua korban lainnya baru saja menerima suaka politik dari AS.

Mereka bersaudara dan anggota band Yellow Dogs yang di akun Twitternya menyebut diri mereka sebagai "Post Punk/Dance Punk band dari Teheran/Iran, yang sekarang tinggal di Brooklyn".

'Konflik sepele'

Suara tembakan terdengar pada Minggu pagi setelah Rafie memanjat dari atap ke teras lantai tiga dan melepaskan tembakan ke arah jendela, menewaskan Ali Eskandarian, 35, seorang musisi, kata polisi.

Arash Farazmand, 28, drummer Yellow Dogs, ditemukan tewas di lantai apartemen yang sama.

Saudaranya, Soroush Farazmand, 27, gitaris band itu, sedang menggunakan laptop di ranjangnya ketika ia ditembak.

Dua anggota Yellow Dogs lainnya tidak berada di apartemen saat itu.

Menurut polisi, seorang penghuni gedung terluka di lengan saat Rafie dan seorang korban berebut pistol.

Senjata yang digunakan dalam pembunuhan itu ditemukan di samping jenazah Rafie, menurut Komisioner NYPD Ray Kelly.

Yellow Dogs dikenal di kalangan ekspatriat asal Iran di AS, seperti dilaporkan Bahman Kalbasi dari BBC Persia.