BBC navigation

Hantaman asteroid 'lebih sering terjadi'

Terbaru  7 November 2013 - 16:06 WIB
Asteroid

Ledakan asteroid di Rusia Februari lalu menyebabkan kerusakan besar.

Para ilmuwan mengatakan ancaman hantaman asteroid seperti yang terjadi di Rusia beberapa waktu lalu jauh lebih sering dari yang diduga.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah Nature menyebutkan, batu dari angkasa sebesar rumah, seperti yang Klik meledak di atas Chelyabinsk, sering masuk ke atmosfir Bumi.

Dalam kasus di Rusia tersebut ledakan yang terjadi sama dahsyatnya dengan ledakan senjata nuklir dan Klik menyebabkan kerusakan dalam skala besar.

Tak kurang dari 1.600 orang mengalami luka-luka akibat dampak ledakan.

Sekarang para ilmuwan mengatakan ledakan seperti ini sebenarnya sering terjadi di Bumi.

Sistem peringatan dini

Tim pakar internasional melakukan kajian dengan data yang dikumpulkan selama 20 tahun terakhir, yang diambil dari lembaga-lembaga di Amerika Serikat.

Hasilnya menunjukkan, selama periode ini ada sekitar 60 asteroid, dengan lebar tak kurang dari 20 meter, memasuki atmosfir Bumi.

Persoalannya adalah sebagian besar fenomena ini tidak terdeteksi karena asteroid tersebut meledak di kawasan terpencil atau di lautan lepas.

Wartawan sains BBC, Rebecca Morelle, mengatakan data ini menunjukkan ancaman hantaman asteroid sebenarnya tidak bisa diremehkan.

Para pakar mengatakan mestinya dibuat sistem peringatan dini untuk membantu menentukan kapan dan di mana batu-batu angkasa ini akan menghantam Bumi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.