BBC navigation

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sentuh level terendah

Terbaru  6 November 2013 - 15:32 WIB
rupiah

Nilai Rupiah turun terhadap dolar sebesar 17% sejak Mei lalu.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga tahun ini menyentuh level terendah sejak empat tahun terakhir sebagai akibat dari perlambatan ekspor dan penurunan permintaan domestik.

Pada periode Juli-September, ekonomi Indonesia tumbuh 5,6% dibandingkan dengan tahun lalu. Laju pertumbuhan ini turun dari kuartal sebelumnya sebesar 5,8%.

Ekspor Indonesia tengah ditekan oleh penurunan permintaan dari pasar-pasar utama dan turunnya harga komoditas.

Sementara itu, permintaan domestik juga terpengaruh oleh Klik kenaikan harga bahan bakar minyak dan kenaikan suku bunga.

Harga bahan bakar yang naik seiring pengurangan subsidi ini sempat memicu protes dan unjuk rasa di sejumlah daerah.

Suku bunga tinggi

Indonesia, seperti kebanyakan negara berkembang lain, juga terpukul dengan penarikan dana segar dari investor beberapa waktu lalu.

Penarikan tersebut dipicu oleh spekulasi bahwa bank sentral AS akan mengurangi program stimulus dan akan menaikan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Di Indonesia, kekhawatiran terhadap perlambatan laju ekonomi dan melebarnya defisit anggaran ikut berkontribusi terhadap keputusan investor melakukan penarikan dana.

Akibatnya, nilai mata uang Rupiah terdepresiasi sebesar 17% terhadap dolar Amerika Serikat sejak Mei tahun ini.

Klik Lemahnya nilai mata uang dan kenaikan harga barang membuat bank sentral menaikan suku bunga kredit.

Kenaikan terakhir terjadi pada September menjadi 7,25%, level tertinggi sejak empat tahun terakhir.

Para analis mengatakan kombinasi dari faktor ini membuat Klik konsumsi domestik menurun dan mempengaruhi pertumbuhan.

Pada September, Bank Indonesia juga menurunkan target pertumbuhan ekonomi menjadi 5,5% hingga 5,9% turun dibandingkan dengan proyeksi awal 5,8% hingga 6,2%.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.