Keluarga bersatu kembali karena tato

  • 18 Oktober 2013
tato polisi
Ibu Dhangade (kiri) menjerit gembira ketika mengetahui siapa pemuda yang ada di sampingnya.

Seorang polisi di kota Mumbai, India, akhirnya bisa bertemu kembali dengan keluarganya setelah 24 tahun terpisah berkat tato khusus yang dapat dikenali.

Polisi ini terpisah dari keluarga karena hilang di stasiun kereta yang padat ketika masih kecil.

Ganesh Raghunath Dhangade ketika itu berusia enam tahun. Dia terpisah dari orangtuanya ketika menaiki sebuah kereta.

Setelah dibesarkan sebagai seorang yatim piatu, Dhangade bergabung dengan kepolisian dan mulai mencari keberadaan keluarganya.

Petunjuk yang terpenting adalah tato di tangan kanannya yang bertuliskan nama ibunya, Manda.

Pencarian akhirnya menggiring Dhangade ke sebuah rumah nenek tua, yang dikabarkan pernah bercerita tentang tato itu.

Sang nenek langsung menangis bahagia ketika Dhangade menunjukan tangan kanannya.

"Dia bercerita tentang tato pada tangan anaknya. Saat itulah saya menunjukannya kepada dia," kata Dhangade kepada wartawan BBC Kinjal Pandya di Mumbai.

"Dia sangat terkejut - dia tidak dapat mempercayainya. Dia hampir saja berteriak karena gembira. Semua tetangga juga berteriak."

Dhangade memiliki dua adik laki-laki dan dua adik perempuan.

Ayahnya meninggal tak lama setelah dia hilang ketika kecil. Sementara ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

"Sekarang karena saya sudah bekerja dan memiliki penghasilan, ibu saya bisa berhenti bekerja dan saya bisa menjaga seluruh anggota keluarga," katanya.

Ibu Dhangade mengatakan: "Saya sangat bahagia. Saya kehilangan anak, tetapi dia kembali dan sudah menjadi polisi India."

Berita terkait