BBC navigation

Penyanyi legendaris al-Safi meninggal dunia

Terbaru  12 Oktober 2013 - 20:27 WIB
Wadih al-Safi

Wadih al-Safi sering disebut sebagai Frank Sinatra-nya Timur Tengah.

Salah seorang musisi penting di dunia Arab, Wadih al-Safi, meninggal dunia di Beirut, Libanon, pada usia 92 tahun.

Pria Libanon ini memulai karir musiknya, sebagai penggubah lagu dan sekaligus penyanyi, pada tahun 1930-an dan menjadi pelopor dari gerakan yang membuat musik Libanon maupun penyanyinya populer di negara-negara Arab.

Karya al-Safi mencapai tiga ribu lagu lebih dan dia sering disebut sebagai Frank Sinatra-nya Timur Tengah.

Sejumlah orang memberi penghormatan atasnya setelah kematiannya diumumkan Jumat (11/10) malam.

Wartawan BBC, Sebastian Usher, melaporkan al-Safi juga menggubah lagu yang didedikasikan untuk perang saudara di Libanon.

Gubahannya itu dinilai memberi rasa kebanggaan atas negara mereka, yang sempat tercabik-cabik oleh perang saudara yang berkepanjangan.

Dia mulai menarik perhatian masyarakat luas ketika menang kontes musik di Libanon pada akhir 1930-an.

Dalam beberapa dekade kemudian dia -bersama dua 'diva' Libanon yang terkenal, Fairouz and Sabah- menjadi ujung tombak dalam kebangkitan kebudayaan Libanon yang membuat musik Libanon menyebar ke negara-negara Arab lain hingga ke masyarakat pecinta musik Arab di belahan dunia lain.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.