BBC navigation

Terus tertinggal jika gagal pada tujuh tahun

Terbaru  8 Oktober 2013 - 15:34 WIB
Siswa sekolah dasar Inggris

Siswa sekolah dasar di Inggris dikhawatirkan terus tertinggal jika gagal pada usia 7 tahun.

Anak-anak yang gagal berprestasi di sekolah sebelum usia tujuh tahun akan tetap tertinggal dalam pendidikannya, demikian bunyi kesimpulan kajian lembaga amal Save the Children.

Dalam kajian itu diteliti data kemampuan siswa sekolah dasar Inggris tahun 2012 dan ditemukan bahwa siswa dengan kemampuan terendah punya peluang lebih kecil untuk menunjukkan perbaikan prestasi ketimbang siswa sebaya yang lebih baik.

Direktur lembaga amal ini, Justin Forsyth, mengatakan: "Banyak anak yang mulai sekolah pada semester ini dengan tumpukan tantangan menghalangi."

Dalam kalimat pembuka penerbitan laporan kajian ini Forsyth menulis "tujuh (tahun) terlampau dini untuk menghapus masa depan seorang anak," namun ia juga menyebut tanpa kemampuan membaca yang memadai "peluang untuk semua mata pelajaran akan tertutup sama sekali."

Laporan tersebut mengutip informasi resmi dari pejabat terkait dimana pada usia tujuh tahun sudah nampak perbedaan mendasar pada hasil tes GCSE antara murid kaya dan miskin.

Ketimpangan

Pada tahun 2012, sekitar 13% anak usia 7 tahun, atau sekitar 76.000 siswa, ternyata belum mampu memenuhi standar level membaca yang diharapkan.

Gambaran lain terkait masalah yang sama adalah terjadinya ketimpangan prestasi antara anak-anak yang ikut dalam program makan siang gratis di sekolah dibandingkan dengan rekan sekelasnya. Hampir seperempat (24%) anak-anak yang dinyatakan laik mendapat fasilitas makan gratis gagal mencapai level diharapkan, padahal dari kelompok anak yang tak membutuhkan skema ini hanya 10% yang gagal mencapai target.

Informasi yang berbeda yang disarikan dari Basis data Siswa Nasional Inggris tahun 2012 menunjukkan hanya kurang dari seperenam murid yang ketinggalan kemampuan sebelum mencapai usia tujuh tahun yang berhasil mengejar ketinggalan itu dan memenuhi standar kemampuan untuk meraih nilai GCSEs setara lima A hingga C pada usia 16 tahun.

"Sangat tak dapat diterima bahwa ada begitu banyak anak yang meninggalkan sekolah dasar tanpa dasar kuat dalam kemampuan membaca, menulis dan matematika dan karena itu kami sangat menekankan pentingnya reformasi bidang pendidikan serta memberi dukungan khusus untuk siswa yang kurang tertinggal ini"

Juru bicara Departemen Pendidikan Inggris

Ini berarti 84% anak yang ketinggalan kemampuan dalam membaca dan matematika pada usia tujuh tahun kemungkinan akan terus tertinggal sepanjang usia sekolah mereka.

Seorang juru bicara pada Departemen Pendidikan Inggris mengatakan : "Sangat tak dapat diterima bahwa ada begitu banyak anak yang meninggalkan sekolah dasar tanpa dasar kuat dalam kemampuan membaca, menulis dan matematika dan karena itu kami sangat menekankan pentingnya reformasi bidang pendidikan serta memberi dukungan khusus untuk siswa yang tertinggal ini."

Termasuk diantara fasilitas yang didukung pemerintah adalah memberikan dana besar untuk disalurkan pada murid di sekolah agar digunakan untuk mendongkrak prestasi murid miskin, tes fonik serta "kurikulum dasar baru yang menyeluruh" yang berarti "ribuan siswa akan mendapat dukungan tambahan yang mereka butuhkan untuk mengejar ketinggalan dari sebayanya."

Save the Children merilis kampanye yang dinamai Born to Read (lahir untuk Membaca) untuk membantu sekitar 23.000 anak di Inggris belajar kemampuan membaca dalam empat tahun mendatang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.