BBC navigation

Pendiri Dolby Laboratories meninggal

Terbaru  13 September 2013 - 09:53 WIB
ray dolby

Ray Dolby terkenal karena berhasil menghilangkan bunyi desis pada latar belakang suara rekaman.

Ray Dolby, insinyur asal Amerika Serikat yang mendirikan dan mempelopori teknik mengurangan bising di dalam rekaman audio meniggal pada usia 80 tahun.

Dolby meninggal di San Francisco, AS, setelah menderita Alzheimer selama beberapa tahun dan didiagnosis menderita leukemia musim panas ini.

Namanya menjadi identik dengan sistem audio untuk rumah dan bioskop, dan karyanya Klik memenangkan banyak penghargaan.

Kevin Yeaman, presiden Dolby Laboratories, menggambarkan Ray Dolby sebagai "visioner sejati."

Dolby lahir di Portland, Oregon, dan dibesarkan di wilayah San Francisco.

Ia memulai karirnya di Ampex Corporation ketika masih mahasiswa dengan membantu mengembangkan sistem awal perekaman video.

Dia kemudian melanjutkan untuk menyelesaikan program doktor di Universitas Cambridge di Inggris dan pada tahun 1965 mendirikan Dolby Laboratories di London.

Perusahaan ini tumbuh dan menjadi pemimpin dalam industri teknologi audio, dengan berhasil menghilangkan desis di suara latar belakang dalam rekaman tape dan kemudian meluncurkan konsep surround sound.

Dolby memindahkan perusahaannya ke Klik San Francisco pada tahun 1976 dan pada tahun 1989 dianugerahi Oscar untuk kontribusinya ke bioskop. Ia berbagi penghargaan ini dengan eksekutif Dolby, Ioan Allen.

Selain itu, dia juga menerima penghargaan Grammy pada tahun 1995 dan penghargaan Emmy pada 1989 dan 2005.

Anak Dolby, pembuat film dan novelis Tom Dolby, mengatakan: "Meskipun dalam hati ia adalah seorang insinyur, prestasi ayahku dalam teknologi tumbuh dari rasa cinta terhadap musik dan seni.

"Dia membawa apresiasinya terhadap proses berkesenian di dalam semua karyanya di film dan rekaman audio."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.