Kaitan kanker rahim dengan diet, olahraga dan kopi

  • 11 September 2013
Kopi
Kaitan langsung antara kopi dan kanker masih membutuhkan riset

Risiko kanker rahim bisa dikurangi dengan latihan, diet dan minum kopi, kata sebuah riset.

Hampir separuh kasus kanker rahim di Inggris, atau sekitar 3.700 per tahun, bisa dicegah dengan cara menjaga tubuh tetap ramping dan aktif, demikian temuan riset di Imperial College London.

Wanita juga bisa mengurangi risiko itu dengan berolahraga 30 menit setiap hari dan menjaga bobot tubuh ideal.

Laporan dari Yayasan World Research Fund itu juga menemukan bahwa kopi bisa mengurangi risiko kanker rahim.

Namun para ahli mengatakan belum ada cukup bukti untuk merekomendasikan minum kopi dapat mencegah penyakit ini.

Kanker endometris, atau kanker dinding rahim, adalah kanker terbanyak yang menyerang perempuan di Inggris.

Dalam analisis global pertama sejak 2007, para peneliti Imperial College London mengumpulkan dan membahas riset sains tentang kanker endometris serta kaitannya dengan diet, aktivitas fisik dan berat badan.

Studi ini menemukan bahwa sekitar 3.700 kasus bisa dicegah setiap tahunnya jika kaum wanita aktif 38 menit setiap hari dan menjaga bobot tubuh sehat.

Di Inggris hanya 56% perempuan mengikuti rekomendasi untuk bergerak setidaknya 30 menit sehari, lima hari seminggu, dan hanya 39% yang memiliki bobot tubuh sehat.

Pemimpin studi Dr Teresa Norat dari Imperial College mengatakan kepada BBC, "Jika anda aktif secara fisik dan jika anda tidak punya bobot tubuh berlebih, anda bisa mengurangi risiko kanker rahim dan meningkatkan kesehatan anda."

Karen Sadler, direktur eksekutif World Cancer Research Fund menambahkan, "Bukti bahwa kopi bisa mencegah kanker rahim sangat menarik dan merupakan indikasi lebih jauh akan kaitan antara kopi dan risiko kanker tapi masih banyak yang harus dilakukan.

"Kami harus mempertimbangkan efeknya pada kanker jenis lain dan dampak kondisi-kondisi kesehatan lainnya pada riset lebih lanjut."