BBC navigation

Kejaksaan Brasil tuntut Samsung

Terbaru  14 Agustus 2013 - 09:41 WIB
samsung manaus

Para pekerja mengaku bekerja hingga 15 jam untuk merakit perangkat elektronik Samsung.

Kejaksaan Brasil secara resmi mengajukan tuntutan hukum atas Samsung karena pabrik di kawasan Amazon dianggap melanggar UU Buruh.

Jaksa menuduh perusahaan elektronik raksasa asal Korea Selatan ini memaksa para pekerja kerja lembur dengan jadwal yang melelahkan tanpa ada jeda istirahat.

Dalam tuntutannya kantor jaksa kota Manaus menyatakan satu pekerja dilaporkan harus mengemas hampir 3.000 telepon setiap hari.

Samsung dalam tanggapannya mengatakan akan mengambil tindakan "secepatnya setelah mendapat pemberitahuan resmi."

'Berdiri 10 jam'

"Pekerja pabrik hanya punya 32 detik untuk merakit sebuah telepon "

Kejaksaan Brasil

Dalam sebuah pernyataan, Samsung mengatakan akan menganalisa proses ini dan sepenuhnya bekerjasama dengan otoritas Brasil.

"Kami berkomitmen untuk berkolaborasi di lingkungan kerja seluruh dunia dengan menjamin standar tertinggi terkait dengan keselamatan, kesehatan dan kemakmuran." demikian isi pernyataan tersebut.

Klik Pabrik Samsung di kawasan Perdagangan Bebas Manaus, mempekerjakan sekitar 6.000 karyawan.

Seorang pekerja di pabrik Amzonas hanya memiliki 32 detik untuk merakit sebuah telepon seluler dan 65 detik untuk merangkai satu set televisi, demikian isi tuduhan kejaksaan.

Dalam bukti yang disajikan jaksa, pekerja mengatakan jadwal kerja bisa berlangsung selama 15 jam dan beberapa diantara mereka mengalami sakit punggung dan kram karena dipaksa untuk berdiri selama 10 jam setiap hari.

Jaksa menuntut ganti rugi sebesar 250 juta reais atau sekitar US$108 juta atas kerusakan yang ditimbulkan Samsung karena melanggar UU Perburuhan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.