Kelelawar langka Inggris terancam punah

  • 5 Agustus 2013
Kelelawar abu kuping panjang
BBC diminta tak menyebut lokasi perekaman gambar hewan ini agar 'tak mengganggu'.

Salah satu mamalia paling langka di Inggris, kelelawar abu kuping panjang, sedang terancam kepunahan menurut hasil sebuah riset selama bertahun-tahun.

Riset dari sejumlah ilmuwan dari Universitas Bristol itu memperkirakan ada sekitar 1.000 kelelawar jenis ini yang tersisa di seluruh Inggris, seluruhnya kini berdiam di Inggris selatan.

Para peneliti mendesak agar habitat tempat kelelawar ini mencari makan dilindungi.

Penelitian diinisiasi oleh Yayasan Konservasi Kelelawar Inggris yang kemudian menerbitkan hasil penelitian itu disertai rencana manajemen baru konservasinya.

Dr Orly Razgour, yang memimpin riset ini, mengatakan sangat sedikit aspek yang sudah diketahui tentang spesies hewan malam ini sebelum studi khusus tersebut dimulai.

"Kami pikir mungkin ada koloni lain lagi, harapannya mudah-mudahan jenis ini tidak selangka yang kami bayangkan," kata peneliti perempuan ini pada BBC News.

"Namun setelah diteliti selama empat tahun, kami sadar memang spesies ini sangat amat langka."

"Kami juga tahu populasinya menurun sangat drastis dalam satu abad terakhir."

"Kami tahu ada tiga koloni pembiakan (dimana kelelawar betina melahirkan dan membesarkan bayinya) yang sudah musnah dalam beberapa puluhan tahun terakhir ini."

Begitu langkanya koloni kelelawar ini, para peneliti meminta BBC yang hendak merekam aktivitas hewan terbang ini untuk merahasiakan lokasinya agar tak mengundang gangguan.

Dr Razgour mengatakan turunnya populasi kelewar ini adalah karena "berkurang drastisnya kawasan tanah lapang dan rawa di dataran rendah, dua lokasi utama tempat kelelawar ini mencari makan."

"Kemungkinan mereka akan dapat bertahan dalam jangka panjang sangat terkait dengan upaya konservasi habitat di dua wilayah ini," tambahnya.

Yayasan Konservasi Kelelawar Inggris menyerukan agar kelompok berpengaruh dalam skema ini termasuk pemilik lahan, organisasi pelestari serta lembaga Natural England, yang jadi penasehat pemerintah setempat dalam isu lingkungan alam, agar mempertahankan kawasan tempat hewan langka ini biasa bertengger.