Newsweek terjual ke IBT Media

  • 5 Agustus 2013
newsweek
Terakhir kali Newsweek mencetak majalah pada Desember lalu.

Bekas majalah AS Newsweek telah terjual ke perusahaan berita digital AS, IBT Media.

IBT Media akan membeli apa yang tersisa dari majalah yang mencetak edisi terakhir Desember lalu, dari pemilik lamanya IAC dengan nilai yang dirahasiakan.

Sebelumnya Newsweek dijual oleh the Washington Post dengan nilai $1 di tahun 2010 dan merger dengan situs the Daily Beast.

Tetapi, The Daily Beast, situs berita yang didirikan oleh Tina Brown di tahun 2008, tidak termasuk yang dijual ke IBT Media sebagai bagian dari perjanjian.

Dan dengan pembelian ini maka alamat situs The newsweek.com akan dihidupkan kembali dalam beberapa pekan mendatang, kata IBT Media.

Sekaligus menandakan setelah 80 tahun, Newsweek beralih dengan hanya mencetak digital ditengah-tengah pendapatan iklan yang menurun di saat para pembaca bergeser ke media online.

Edisi pertama Newsweek terbit pada tanggal 17 February 1933. Di masa puncaknya, majalah ini memiliki sirkulasi sebanyak tiga juta, tetapi penurunan jumlah pembaca dan pendapatan iklan menjatuhkan majalah ini sama seperti penerbit lainnya.

"Kami percaya dengan merek Newsweek dan menantikannya untuk berkembang, bertransformasi ke era digital," kata Etienne Uzac, kepala eksekutif IBT Media.

"Kami menghormati sejarah panjang Newsweek dengan mengantarkan kualitas tinggi, jurnalisme yang berdampak dan meyakini hal tersebut sejajar dengan misi dan budaya IBT Media. Kami menantikan kerjasama untuk menciptakan perusahaan yang menguntungkan dan sukses."

IBT didirikan pada tahun 2006 dan menerbutkan sejumlah media seperti International Business Times, Medical Daily, Latin Times dan iDigitalTimes, memberikan berita dalam tujuh bahasa di 235 negara.