Insentif Rp300 juta bagi guru matematika

  • 1 Agustus 2013
Peserta didik
Perusahaan mengeluhkan kemampuan matematika pencari kerja.

Lulusan jurusan matematika ditawari dana £20.000 atau sekitar Rp300 juta bila bersedia menjadi guru di berbagai lembaga pendidikan lanjutan di Inggris.

Dana ini disediakan oleh Kementerian Bisnis, Keterampilan, dan Inovasi dan akan mulai tersedia September mendatang.

Skema ini diluncurkan untuk meningkatkan kemampuan matematika kalangan muda di Inggris yang masuk ke pasar kerja.

"Banyak perusahaan yang mengatakan sulit menemukan anak-anak muda dengan kemampuan bahasa dan matematika yang bagus," kata Vince Cable, menteri yang membidangi bisnis, keterampilan, dan inovasi.

"Kemampuan matematika dan bahasa tidak hanya diperlukan ketika seseorang masuk universitas. Kemampuan ini juga penting bagi mereka yang ingin magang atau ingin bekerja," kata Cable.

Rp140 juta bagi guru bahasa Inggris

Pejabat di kementerian ini, Matthew Hancock, menambahkan insentif uang ini diharapkan akan mendorong lulusan matematika terbaik terjun di berbagai lembaga pendidikan dan meningkatkan standar kemampuan matematika para peserta didik.

Serikat guru mengatakan skema ini menunjukkan tidak banyak lulusan matematika yang tertarik menjadi guru.

Selain menawarkan insentif Rp300 juta bagi mereka yang ingin menjadi guru matematika, pemerintah juga menawarkan skema serupa untuk lulusan bahasa Inggris, namun nilainya £9.000 atau sekitar Rp140 juta.

Survei terbaru pemerintah menunjukkan dari 8,1 juta orang yang masuk dalam kategori usia kerja tidak memiliki kemampuan matematika yang memadai.

Angka ini setara dengan 24% dari total angkatan kerja sementara 5,1 juta orang atau 15% mengaku memiliki kesulitan dalam berbahasa Inggris.

Berita terkait