BBC navigation

PM Inggris serukan blokir pornografi anak

Terbaru  21 Juli 2013 - 13:59 WIB
David Cameron

PM Inggris David Cameron mengatakan tidak ada batasan usia di internet dan itu harus diatur.

Perdana Menteri memperingatkan perusahaan penyedia layanan internet untuk melakukan blokir terhadap gambar-gambar kekerasan seksual pada anak yang terdapat di internet atau berisiko menghadapi gugatan hukum.

David Cameron mengatakan dalam program Andrew Marr Show, layanan pencarian Google harus melakukan tindakan untuk memblokir pencarian yang berhubungan dengan masalah yang "merusak akhlak dan menjijikkan" itu.

Google mengatakan jika ditemukan gambar yang memuat tindakan kekerasan seksual pada anak, akan menghapusnya.

Perusahaan ini merupakan salah satu yang sepakat dengan kebijakan untuk menghapus foto-foto yang mengandung tindak kekerasan pada anak.

Pada Juni lalu, pemerintah Inggris mengatakan Google dan perusahaan lain termasuk Yahoo!, Microsoft, Twitter dan Facebook akan mengijinkan Yayasan Pemantau Internet untuk proaktif mencari gambar-gambar yang mengandung kekerasan, dan tak hanya menerima laporan dari masyarakat saja.

'Perbedaan pendapat'

Internet

Anak-anak dapat mengakses internet tanpa aturan.

Tetapi PM Cameron mengatakan dalam wawancara yang akan disiarkan pada Minggu (21/07), bahwa dia menghendaki agar perusahaan-perusahaan tersebut memblokir gambar-gambar itu.

Dia menambahkan langkah tambahan yang diminta mewakili "pendapat yang mengatasnamakan orangtua di Inggris dan anak-anak."

Seorang juru bicara dari Google merespon permintaan tersebut dengan mengatakan:"Kami tidak memiliki toleransi terhadap perilaku yang menampilkan gambar-gambar kekerasan seksual pada anak. Ketika kami menemukannya, kami akan dengan cepat merespon dan menghapusnya serta melaporkannya.

"Baru-baru ini kami menyumbangkan $5 juta ( sekitar Rp50 milliar) untuk memberantas masalah ini dan berkomitmen untuk melajutkan dialog dengan pemerintah mengenai isu tersebut."

Para ahli perlindungan anak mengatakan sebagian besar gambar yang mengandung kekerasan seksual pada anak bersifat tersembunyi dan tidak dapat dicari melalui mesin pencari, seperti dilaporkan oleh koresponden teknologi BBC, Rory Cellan-Jones.

Tanpa aturan

Debat mengenai gambar online yang menampilkan kekerasan seksual kembali mencuat menyusul adanya kasus besar pornografi anak-anak secara online yang tengah diadili.

"Ada aturan mengenai film yang dapat anda lihat di bioskop, dan umur untuk membeli alkohol atau rokok. Tetapi di internet, tidak ada aturan, jadi kita harus membantu orangtua dengan kontrol."

David Cameron

Mark Bridger, dihukum seumur hidup karena membunuh anak perempuan berusia lima tahun, April Jones, polisi menemukan gambar kekerasan seksual dan perkosaan dari kasus itu.

Dan Polisi yang menggeledah kediaman pelaku pembunuhan Tia Sharp, anak perempuan berusia 12 tahun, Stuart Hazell menemukan gambar-gambar pornografi anak remaja di rumahnya.

Dalam wawancara tersebut, PM Cameron juga menginginkan adanya pembatasan akses terhadap pornografi legal yang dapat dilihat secara online oleh anak-anak.

Dia mengatakan sebagai orangtua dia sangat khawatir tentang masalah tersebut.

"Ada aturan mengenai film yang dapat anda lihat di bioskop, dan batasan umur untuk membeli alkohol atau rokok.

"Tetapi di internet, tidak ada aturan, jadi kita harus membantu orangtua dengan kontrol," kata dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.