Universitas di Thailand minta maaf karena lukisan Hitler

  • 15 Juli 2013
Hitler
Universitas Chulalongkorn mengatakan Hitler (kanan) menyebabkan tragedi dunia.

Salah satu universitas kenamaan di Thailand meminta maaf setelah mahasiswa membuat lukisan dinding Hitler dan beberapa tokoh komik ketika berlangsung wisuda.

Universitas Chulalongkorn di Bangkok mengatakan mereka sangat menyesalkan lukisan ini Hitler yang dibuat pada pekan lalu tersebut.

Selain Hitler, mahasiswa juga melukis Superman, Batman, dan Incredible Hulk.

Lukisan Hitler ini memicu protes organisasi yang mempromosikan HAM untuk warga Yahudi, Simon Wiesenthal Center, di Amerika Serikat yang mempertanyakan apakah lukisan ini dimaksudkan untuk mengirim pesan bahwa Hitler seorang pahlawan super.

Minta maaf di Facebook

"Kami sangat kecewa dengan lukisan karya mahasiswa perguruan tinggi di Thailand ini," Abraham Cooper, pendeta Yahudi di Simon Wiesenthal Center.

Menjawab kritik ini Universitas Chulalongkorn melalui surat mengatakan bahwa para mahasiswa tidak memahami figur Hitler dan para pembuat lukisan ini sudah mendapatkan peringatan.

Chulalongkorn, yang alumninya banyak menjadi figur publik di Thailand, juga menulis permintaan maaf dalam bahasa Thailand dan Inggris di halaman Facebook mereka.

Selain itu mereka menegaskan akan mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang.

"Saya akan jelaskan ke para mahasiswa yang terlibat dan ini akan menjadi pelajaran berharga bahwa orang ini (Hitler) menyebabkan tragedi di dunia," kata Suppakorn Disatapundhu, dekan Fakultas Seni Rupa.