BBC navigation

Dua raksasa Hollywood berebut The Butler

Terbaru  10 Juli 2013 - 09:43 WIB
Harvey Weinstein

Weinstein Co. selama ini dikenal sebagai rumah produksi film raksasa.

Produser ternama Hollywood Harvey Weinstein dan rumah produksi film Warner Bros terlibat sengketa terbuka tentang siapa yang berhak menggunakan judul ''The Butler'' untuk film mereka.

Film dengan judul tersebut tengah diproduksi oleh Weinstein Co. yang berkisah tentang seorang pelayan kepala di Gedung Putih.

Sementara Warner Bros. merasa lebih berhak atas judul yang sama karena pada tahun 1916 pernah merilis Klik film bisu singkat dengan judul persis serupa.

Sebuah lembaga pendamai sengketa pekan lalu menyatakan Warner lebih berhak karena film lama tersebut dan akibatnya Weinstein menjadi berang.

Seperti ditulis kantor berita Associated Press, Weisnten nampaknya merasa filmya yang berpotensi menggondol Piala Oscar itu terganjal oleh sebuah film tanpa suara yang sudah berusia hampir satu abad.

Motif tersembunyi

Dalam program bincang-bincang di stasiun televisi CBS, Selasa (09/07), ia menuding Warner Bros. punya ''maksud tersembunyi'' dengan mempersoalkan judul film itu.

Dalam wawancara dengan AP, Weinstein menuding motif Warner Bros. sebenarnya adalahuntuk meminta bagian dari film seri 'Klik 'The Hobbit,'' dimana ia turut jadi pemilik hak karena ikut serta mengembangkan trilogi film laris ''Lord of the Rings'' saat masih memimpin Miramax.

''Mereka sudah bilang kalau saya tak mengutak-atik soal 'The Hobbit,' maka soal judul film juga tak akan diusik,'' tuduh Weinstein.

Sebaliknya menurut Warner Bros. dalam sebuah pernyataan Selasa menyebut Weinstein menggunakan alasan sengketa judul ini untuk mempublikasikan filmnya 'dengan cara sengaja menyebarkan informasi menyesatkan.''

The Butler disutradari oleh Lee Daniels dan diperankan antara lain oleh Forrest Whitaker, direncanakan dirilis 16 Agustus. Ditulis berdasar kisah hidup seorang pelayan kepala di Gedung Putih, Eugene Allen, yang telah melayani sejumlah presiden AS selama bertahun-tahun.

Pabrik film Weinstein telah membuat film sejak awal tahun 2000an termasuk Silver Lining Playbook dan Django Unchained.

Di Hollywood ada sejumlah judul film yang emmang dilindungi oleh Biro Registrasi Judul, dimana baik Weinstein Co. dan Warner Bros. dengan suka rela turut menjadi pesertanya serta setuju memenuhi aturannya untuk mencegah terjadinya kebingungan publik jika muncul film dengan judul senada.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.