Inggris perlu lebih banyak sekolah matematika

  • 10 Juli 2013
Matematika
Jumlah siswa yang ambil spesialisasi matematika berkurang.

Universitas di Inggris diminta lebih banyak membuka sekolah khusus matematika untuk membantu peserta didik saat kuliah di perguruan tinggi.

Pejabat di Kementerian Pendidikan, Elizabeth Truss, mengatakan jumlah peserta didik di atas usia 16 tahun yang mengambil spesialisasi matematika makin berkurang.

Data pada 2009 menunjukkan sekitar 330.000 peserta didik memulai perkuliahan yang memerlukan matematika, namun hanya 125.000 yang mengambil mata pelajaran ini sebelumnya.

"Banyak universitas yang mengeluh karena tak banyak mendapatkan mahasiswa dengan penguasaan matematika yang bagus," kata Truss.

Ia mendesak lembaga pendidikan tinggi mengikuti jejak Universitas Exeter dan King's College di London yang membuka sekolah gratis matematika tahun depan.

"Kami ingin skema semacam ini diwujudkan di kota-kota lain," kata Truss.

Bekal kuliah

"Melalui skema ini kami memberi kesempatan kepada universitas menjadi sponsor sekolah matematika. Proses pendirian sekolah ini akan kami permudah," jelas Truss.

Ia mengatakan sekolah matematika tidak hanya akan menaikkan standar pengajaran matematika, tapi juga akan membuat murid dari kalangan tidak mampu untuk mendapatkan pelajaran tambahan matematika.

Bekal ini penting ketika murid ini melanjutkan studi ke perguruan tinggi, kata Truss.

Menanggapi seruan ini, Nicola Dandridge, direktur Universities UK, organisasi yang menjadi wadah berbagai perguruan tinggi di Inggris, mengatakan pendirian sekolah matematika akan diserahkan kepada masing-masing universitas.

"Tapi kami akan mendukung prakarsa tersebut, terutama untuk membantu murid kurang mampu mendapatkan bekal yang cukup ketika masuk ke perguruan tinggi," kata Dandridge.