BBC navigation

Gereja akan minta maaf soal pelecehan anak

Terbaru  7 Juli 2013 - 12:02 WIB
Gereja

Kasus pelecehan seksual menjadi salah satu sejarah terkelam Gereja Inggris.

Gereja Inggris diperkirakan akan membuat permintaan maaf resmi atas tindakan pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh pendeta gereja Anglikan.

Mereka juga akan meminta maaf atas 'kesalahan serius' karena tidak bisa melakukan pencegahan terhadap aksi kriminal tersebut.

Pengurus Sinode yang bertemu di New York, AS akan mendiskusikan laporan pelecehan terjadi di Keuskupan Chichester.

Para anggota kepengurusan gereja itu juga akan ditanyakan tentang permintaan maaf awal yang disampaikan oleh Uskup Agung Canterbury dan York.

Sebelumnya aksi Pendeta Gereja Anglikan, Roy Cotton dan Colin Pritchard yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak selama kurun waktu tahun 1970 dan 1980-an telah memaksa Keuskupan melakukan penyidikan di lingkungan mereka.

Insiden tersebut juga telah mendorong Uskup Agung Canterbury, Justin Welby, dan Uskup Agung York, John Sentamu menawarkan permintaan maaf atas kegagalan gereja dalam melindungi anak-anak dan melakukan respon dengan mendengarkan keluhan korban.

Mereka mengatakan tindak pelecehan itu akan selalu menimbulkan perasaan sedih dan aib hingga seterusnya bagi Gereja.

Langkah dua uskup ini dilakukan sebelum Sinode gereja meminta anggotanya untuk mengajukan permintaan maaf.

Sinode juga kemungkinan akan menyetujui rencana parlemen dan kubu non-parlemen untuk mengembangkan kebijakan dan praktek perlindungan terhadap anak.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.